Jasa Marga Pastikan Tidak Ada PHK Massal Imbas Transaksi Nontunai

0
31
Transaksi tol nontunai
Transaksi tol nontunai atau e-Toll (ilustrasi)

BEKASI – PT Jasa Marga Persero selaku operator jalan tol memastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dari implementasi program transaksi nontunai yang diberlakukan bertahap sejak 17 September 2017.

“Tidak ada PHK massal. Petugas kolektor transaksi tol tetap kita berdayakan untuk pekerjaan lain,” kata Humas Pusat PT Jasa Marga Dwimawan Heru di Bekasi, Selasa (19/9).

Data yang diperoleh pihaknya menyebutkan perusahaannya hingga kini telah mempekerjakan total 742 petugas kolektor yang ditempatkan di 88 gardu transaksi sepanjang lintasan Tol Jakarta-Cikampek.

Ratusan petugas kolektor itu tidak otomotis diputus hubungan kerja akibat imbas penggunaan mesin non tunai transaksi tol, namun akan diberdayakan untuk keperluan pelayanan lainnya.

“Standar kami dalam tiga lajur kendaraan harus ada penempatan petugas pengawas. Ada beberapa fungsi kerja yang mereka lakukan, salah satunya penggolongan kendaraan di mana petugas harus menekan tombol untuk mendeteksi setiap kendaraan yang melintas di gerbang tol,” katanya.

Dikatakan Dwimawan, pihaknya juga memerlukan tenaga petugas untuk mengganti wallpaper gardu dan mesin yang di sana juga terdapat tombol bantuan bagi pengendara yang butuh bantuan petugas lapangan dalam kondisi darurat.

Ratusan petugas itu juga akan menjalani seleksi peningkatan kompetensi untuk pemberdayaan tenaga mereka menyusul adanya perluasan jaringan jalan tol hingga 2019.

“Proyeksi kami pada 2019 akan ada penambahan 900 kilometer jalan tol baru. Kita harus siapkan uji kompetensi bagi mereka untuk penempatan di lapangan,” katanya.

Manajer Collection Tol PT Jasa Marga Cece Kosasih mencatat implementasi sistem nontunai hingga kini sudah mencapai tahap 27 persen dari total 600 ribu unit kendaraan yang melintasi Tol Jakarta-Cikampek per hari.

Hingga 17 September 2017, dari 32 gerbang di Tol Jakarta-Cikampek, sebanyak dua gerbang tol yakni Ramp Pondokgede Timur arah Jakarta dan Ramp Tambun arah Jakarta telah mengimplementasikan 100 persen nontunai.

“Akhir Oktober 2017 kita mulai melakukan pengondisian 30 gerbang tol untuk 100 persen nontunai,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ketua MPR: Wujudkan Agenda Reformasi Belum Terwujud

CIAMIS, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak seluruh masyarakat mewujudkan agenda reformasi yang belum terwujud seperti masih adanya kesenjangan ekonomi dan politik serta...
Kebun Raya Mangrove

Pertama di Asia Tenggara, Kebun Raya Mangrove Dibangun di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya menindaklanjuti pengembangan kawasan Wisata Wangrove Wonorejo menjadi Kebun Raya Mangrove (KRM) yang pertama di Asia Tenggara. Wali Kota Surabaya Tri...
Penggelapan dana

Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Proyek Transmigrasi Trumon

TAPAKTUAN, SERUJI.CO.ID - Penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menahan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan lokasi transmigrasi di Despot Ujong Tanoh, Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Trumon. Kajari...
sandiaga Uno

Sandiaga: Polisi Profesional Tangani Kasus Penggelapan Lahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai penyidik Polda Metro Jaya menangani kasus penggelapan lahan tanah secara profesional. "Saya khusnudzon punya prasangka baik...
dinas kesehatan

Dinkes Surabaya Sediakan Ambulans Khusus Ibu Melahirkan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Surabaya menyediakan ambulans "Neonatal Emergency Transport Net" (NET'S) khusus menjemput dan membantu persalinan bagi pasien yang akan atau sudah melahirkan...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...