iPhone Akan Mulai Diproduksi di India


NEW DELHI – Apple akan mulai memproduksi iPhone untuk pertama kalinya di India. Hal ini disampaikan oleh pejabat India yang terkait dengan rencana tersebut, sebagaimana dilansir The Wall Street Journal, Kamis (23/3) waktu setempat.

“Meningkatkan peluang perusahaan untuk mendapatkan pijakan dalam pertumbuhan pasar yang cepat (di India -red),” jelas pejabat tersebut.

Membuat pabrik di India disebut dapat membantu menurunkan harga ponsel pintar keluaran Apple di negara itu, yang menurut Wall Street memiliki market share di bawah 5 persen.

Produksi akan mulai dilakukan dalam dua bulan ke depan. Perusahaan yang akan menangani produksi adalah Wistron Corp, yang akan mulai memproduksi iPhone 6 dan 6s dalam empat hingga enam minggu kedepan. Kemudian dalam waktu tiga bulan mulai memproduksi iPhone SE.

Apple dan Wistron tidak memberikan penjelasan terhadap kabar ekspansi ke India itu.

Meski menambah operasional ke India, belum ada indikasi perusahaan itu akan bersikap sama di Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Rumor menyebutkan perusahaan itu juga akan melakukan hal yang sama di AS, juga komentar Donald Trump saat kampanye presidensial yang menyarankan Apple membuat manufaktur di AS.

EDITOR: Harun S

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close