close

Tekanan Darah Tinggi, Yang Kalem Sekalipun Dapat Menderitanya

SERUJI.CO.ID – Suatu sore, di ruang praktek, istri seorang pasien seperti tidak percaya dengan sakit yang diderita suaminya.

“Masak dokter, suami saya sakit hipertensi? Selama saya berkeluarga, rasanya belum pernah dia marah-marah, suami saya sabar, pendiam sekali dokter, barangkali orang yang paling sabar, tenang yang pernah saya temui,” ujarnya, ketika saya beritahu bahwa keluhan suaminya sekarang ini ada kaitannya dengan hipertensi yang diderita.

Agak bingung juga saya menjawabnya, tetapi yang jelas; keluhan sesak, dada yang terasa tidak enak waktu aktifitas, dari hasil pemeriksaan fisik, rontgen dada, dan gambaran EKG yang sudah saya lakukan, kemungkinan besar akibat komplikasi hipertensi yang sudah cukup lama.

“Ya, tidak hanya Ibuk yang beranggapan seperti itu, pasien-pasien yang lain juga banyak punya pikiran yang sama. Padahal, kenyataannya siapapun bisa terkena hipertensi. Hipertensi tidak memilih orang buk, orang yang paling tenang, kalem sekalipun bisa menderitanya. Sebaliknya si pemarah, orang yang temperamenatal dapat saja tekanan darahnya normal. Jadi, tidak ada ciri khusus seorang penderita hipertensi, apalagi dari aspek watak, perilakunya,” kata saya mencoba menjawabnya.


Dan, memang, pada waktu stress, marah misalnya, adrenalin, kortisol dapat meningkat. Melalui bermacam reaksi, hormon ini, diantaranya menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri. Akiibat penyempitan ini, tekanan darah waktu itu dapat naik. Tetapi, naiknya tekanan darah pada waktu marah hanya bersifat sementara.

Selain itu, kenyataanya tekanan darah kita sangat bervariasi, tidak sama sepanjang harinya. Malam waktu tidur tekanan darah umumnya lebih rendah, sementara waktu bangun pagi, aktifitas bisa jadi naik.

Pada orang normal pun tekan darah bisa saja suatu ketika naik, misalnya 150/100 mmHg. Jika ini terjadi sesekai saja, kita tidak perlu khawatir, karena itu normal.

Tekanan Darah juga tidak menyerang anda mendadak, begitu bangun besok pagi tekanan darah anda naik tiba-tiba tinggi sekali, tidak. Tetapi, menggerogoti tubuh kita pelan-pelan, seperti pencuri masuk ke rumah kita, kita tidak menyadarinya. Karena itu, hipertensi disebut juga sebagai ”silent killer”, tanda dan gejalanya tidak khas.

Keluhan sakit kepala juga tidak khas untuk hipertensi. Pada sebagian orang, namun tidak banyak, ada keluhan seperti itu, tetapi banyak juga orang dengan keluhan sakit kepala, tekanan darahnya normal-normal saja.

Lalu, siapapun dapat menderita hipertensi, atau tekanan darah tinggi. Penyebabnya-pun sebagian besar tidak diketahui. Tetapi, umur, ras, etnis, gender, riwayat keluarga, kegemukan, kebiasaan hidup seperti merokok, minum alkohol, pola makan tidak sehat, stress, gaya hidup santai, kurang gerak, tidak aktif berolahraga, dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami hipertensi.

Jadi, bila anda mempunyai suami, istri, orang tua, atau siapapun juga, yang kelihatannya tidak pemarah, tidak temperamental, sangat kalem, sabar, tenang, tidak ada jaminan bahwa tekanan darahnya akan normal. Mengukurnya adalah cara terbaik untuk mengetahuinya.

“American Heart Association” merekomendasikan pemeriksaan tekanan darah paling tidak sekali dalam setiap dua tahun, setelah anda berusia 20 tahun.


Bagi pembaca SERUJI yang ingin konsultasi ke “Dokter SERUJI Menjawab” silahkan menuju ke sini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TERPOPULER

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.