Resolusi Sehat 2017

Jakarta, Seruji.com– Tahun 2016 baru saja berlalu, tahun 2017 baru juga kita menapakinya. Menghadapi tahun baru ini, barangkali kita perlu bertanya, “resolusi apa sajakah yang sudah ada dibenak kita, atau ada dalam catatan harian kita?”

Kebanyakan kita tidak mempunyai resolusi apa-apa. Kalau toh ada, sering hanya dalam bentuk materi. Seperti ingin punya rumah baru, bisnis baru, mobil, anak, melanjutkan pendidikan, dan sebagainya

Resolusi yang berkaitan dengan kesehatan jarang sekali kita canangkan. Bahkan, sebaliknya tahun baru pada sebagian mereka malah diisi dengan aktifitas yang tidak sehat seperti begadang sampai larut malam, hura-hura, minuman keras dan sebagainya.

“Mengapa kita begitu abai dengan kesehatan kita? Tidak hanya kesehatan kita sekarang, apalagi di masa yang akan datang?”


Dari pengalaman banyak pasien yang pernah konsultasi dengan saya, hal ini kemungkinan  disebabkan bahwa kesehatan masih dianggap sebagai  suatu nasib, keberuntungan saja.  Atau anugrah dari Tuhan yang memang turun begitu saja. Akibatnya, sakit atau sehat disikapi dengan pasrah dan salah pula.

Ungkapan seperti ini; “kalau memang mau sakit, atau meninggal kita tidak bisa berbuat apa-apa dokter”, sering kali saya dengar.  Dan, kalaupun kita ingin melakukan sesuatu untuk kesehatan kita, kebanyakan juga bersifat reaktif, bereaksi kalau sudah jatuh sakit,  sibuk ketika jatuh sakit, ingin sehat setelah sakit. Banyak pasien saya lihat seperti itu, menyesal dan baru berhenti merokok setelah didiagnosis menderita kanker paru, serangan jantung, stroke.

Nah, menghadapi tahun 2017 yang baru saja kita jalani ini, “kenapa kita tidak mencoba membuat, apakah itu istilahnya resolusi, target, keinginan,  tekad, atau pun rencana mengenai kesehatan kita?”  Yang penting, resolusi itu dapat menjadi inspirasi, motivasi, menggugah semangat kita untuk melakukan sesuatu yang akhirnya dapat mengantisipasi kesehatan kita.

Seperti kita ketahui bahwa sebagian besar penyakit-penyakit yang menjadi pembunuh kita sekarang berkaitan dengan gaya hidup kita, seperti aktvitas fisik dan mental kita, kebiasaan makan, berat badan, stress, alkohol, rokok, hubungan-hubungan sosial, cara berpikir dan menjalani hidup.

Gaya hidup seperti itu ada dalam genggaman kita. Kita yang menentukan apakah akan menjadi perokok, pemabuk,  atau tidak. Kita sendiri yang akan memilih, duduk berlama-lama di depan TV, komputer, terpaku menatap gadget, atau bangkit menggerakan tubuh kita, berolahraga. Kita  sendiri pula yang memastikan apa, berapa, bagaimana sesuatu yang akan masuk ke dalam mulut kita, dan bahkan benak kita. Dan, ingat, bahwa pilihan-pilhan yang kelihatannya kecil, tidak langsung anda rasakan dampaknya saat itu juga, yakinlah, lambat laun akan menentukan kesehatan kita, dan bahkan akan membentuk siapa anda di masa yang akan datang.

Jadi, ayo sekarang kita buat resolusi menyangkut kesehatan kita kini, besok, di masa yang akan datang, di hari tua kita. Resolusi itu bisa saja menurunkan berat badan, berhenti merokok, tidak minum alkohol, aktif olahraga, makan lebih sehat, dan lain-lain. Banyak hal-hal sederhana yang kelihatannya kecil dapat kita lakukan demi kesehatan kita sekarang dan besok. (dr.Irsyal Rusad)

 

Keteranga foto: Ilustrasi (ist)

Reporter : Denni

Editor   : Denni

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pajak Turun Jadi 1%, Inilah 4 Lokasi Hunian Mewah yang Diincar Konglomerat di Jakarta

Pemberlakuan aturan baru tentang pajak hunian mewah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.03/2019, digadang-gadang dapat memberikan angin segar terhadap penjualan properti khususnya di segmen atas. Aturan baru tersebut merevisi harga ambang rumah mewah dari Rp 20 miliar menjadi 30 Miliar per unit. Kemudian juga menurunkan tarif untuk pajak barang mewah dari 5% menjadi 1%.

Hindari Terjadinya Rush Money, Pakar Keamanan Minta Bank Mandiri Segera Pulihkan Sistem

Pakar keamanan siber dari Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Dr Pratama Persadha menyarankan agar Bank Mandiri segera memulihkan sistem guna mencegah pengambilan dana besar-besaran dari bank (rush money).

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi