close

Olahraga, Mulai Saja!

SERUJI.CO.ID – “Saya sekarang sudah olahraga dokter,” ungkap seorang pasien suatu sore di ruang praktek.

“Saya sudah mulai jalan kaki, jogging, atau bahkan lari. Kalau tidak bisa pagi, sore tetap saya lakukan. Dalam 2 bulan ini rutin saya lakukan dokter, tidak hanya 5 kali dalam seminggu, seperti dokter anjurkan, tetapi setiap hari,” lanjutnya.

“Hebat, kok bisa begitu? Dulu kan katanya sangat sulit untuk berolahraga. Saya ingat banyak alasan yang anda kemukakan, mulai dari tidak ada waktu, malas, capek, tidak semangat, tidak punya perlngkapan olahraga, tidak ada teman,” tanya saya.

“Ya, dokter, banyak alasan bagi saya untuk tidak melakukan olahraga dulu, ada-ada saja untuk berkilah. Tidak ada waktu, padahal 2-3 jam di depan TV, saya betah. Capek, tapi begadang sampai larut malam saya kuat. Nah, untung saya ingat nasehat dokter dulu, cari satu motivasi saja yang kuat untuk berolahrga,” jawab pasien.

Loading...

Pasien terdiam sebentar.

“Saya tidak mau mengalami seperti apa yang terjadi dengan Ibu saya, beliau meninggal tidak berapa lama setelah kakinya diaputasi akibat komplikasi diabetess mellitus.
Dan, kakak Saya juga meninggal karena diabetes dokter, padahal usianya masih muda. Saya takut itu juga akan terjadi pada diri saya. Anak-anak saya masih kecil Dokter. Dan, satu lagi dokter, Bob Sadino pernah mengatakan untuk berbisnis saja yang penting mulai saja dulu, nanti peluang dan kemudahan itu akan datang. Prinsip ini saya terapkan dalam berolahraga, dan ternyata memang benar, rasanya kalau tidak berolahraga sekarang saya merasa tidak enak, ada sesuatu yang kurang. Dan Alhamdulillah setelah beberpa bulan saya olahraga, berat badan saya turun, perut saya mengecil, tidur enak, badan terasa lebih seger, lebih bergairah, saya yakin gula darah, dan tekanan darah saya terkontrol,” cerita pasien penuh semagat.

Nah, seperti pasien di atas, memulai olahraga itu sebenarnya tidak sulit. Cukup cari satu saja motivasi yang kuat, dan kemudian lakukan saja.

Anda tidak perlu ruang, perlengkapan, sepatu, kaos khusus misalnya untuk itu -kalau ada barangkali lebih baik. Tanpa sepatu, pakaian khusus, Anda masih tetap bisa jogging di halaman rumah anda.

Tidak punya halaman, di ruang tamu, sambil nonton TV, atau putar kaset, pilih lagu yang anda senangi, lalu anda senam, menari, berjoget sendiri, anda jalan, lari di tempat, atau terserah gerakan apa saja yang anda sukai selama 30-40 menit setiap hari, boleh juga.

Lalu, tidak seperti diet, berhenti merokok, yang memaksa anda untuk menghentikan kebiasaan yang telah menjadi gaya hidup anda selama bertahun-tahun, bahkan anda sudah merasa nyaman dengannya, maka olahraga tidak demikian. Tidak ada yang anda korbankan untuk itu, hanya sedikit waktu saja. Dan, bila anda sudah memulainya, saat itu juga anda akan merasakan manfaatnya. Menurut para ahli, dua bulan setelah anda rutin berolahraga, maka kebiasaan itu akan menjadi gaya hidup anda.

Dan karena itu, mulailah berolahraga saat sekarang ini juga. Inshaa Allah, seiring dengan aktivitas yang anda lakukan ini, manfaat demi manfaat olahraga yang berlimpah itu pasti anda tuai.

(SU01)


Bagi pembaca SERUJI yang ingin konsultasi ke “Dokter SERUJI Menjawab” silahkan menuju ke sini.
loading...
Irsyal Rusad
Dokter spesialis penyakit dalam
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ingin Turunkan Berat Badan? Inilah Prinsip Dasarnya!

Berat badan akan turun bila kalori yang digunakan melebihi kalori yang masuk, atau kalori yang kita bakar lebih banyak dari kalori yang dihasilkan tubuh dari makanan yang dikonsumsi.

Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (2)

Diabetes melitus adalah penyakit kronis, sekali seseorang didiagnosis sebagai penyandangnya, maka pada umumnya penyakit ini akan mendampinginya sepanjang usianya. Dengan kata lain, diabetes ini akan menjadi temannya selamanya.

Tahukah Anda, Fleksibel itu Menyehatkan ?

Kekakuan itu ialah tanda kematian, sebaliknya, fleksibilitas atau kelenturan itu adalah kehidupan.

Diabetes: Kenali Penyakit Yang Jumlah Penderitanya Terus Meningkat (1)

Ini tergambar dari perkiraan jumlah penderita diabetes melitus pada tahun 1985 yang hanya sekitar 30 juta, meningkat menjadi 366 juta pada tahun 2011. Dan diperkirakan akan mencapai 592 juta orang pada tahun 2035 akan hidup dengan diabetes melitus.

TERPOPULER

Ingin Turunkan Berat Badan? Inilah Prinsip Dasarnya!

Berat badan akan turun bila kalori yang digunakan melebihi kalori yang masuk, atau kalori yang kita bakar lebih banyak dari kalori yang dihasilkan tubuh dari makanan yang dikonsumsi.