Imunisasi HiB Cegah Radang Selaput Otak

0
501
  • 10
    Shares
Imunisasi HiB
Vaksin untuk imunisasi HiB yang dikombinasikan dengan vaksin DPT-HB produksi Biofarma

Imunisasi HiB merupakan upaya untuk mencegah beberapa penyakit yang disebabkan oleh kuman Haemophylus Influenza type B. Diantaranya Meningitis atau radang selaput otak, dan Pneumonia atau radang paru-paru. Kuman ini juga dapat menginfeksi darah, sendi maupun tulang.

Penyakit Meningitis merupakan penyakit dengan angka kematian tinggi dan dapat menular. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan umur berapa saja, namun paling sering ditemukan pada bayi dengan usia kurang dari 6 bulan terutama pada bayi baru lahir. Penyebab dari penyakit ini sangat beragam bisa karena bakteri, virus, jamur maupun parasit. Imunisasi HiB hanya bisa mencegah meningitis yang disebabkan oleh kuman Haemophilus Influenza type B.

Imunisasi HiB ini seringkali juga disebut sebagai imunisasi meningitis. Terdapat dua jenis vaksin Meningitis di Indonesia, yaitu vaksin Meningokokus Polysakarida Konjugasi dalam bentuk liquid dan vaksin Meningokokus Konjugat.

Vaksin Meningokokus Polisakarida berasal dari bakteri Haemophlylus Influenza type B yang ditumbuhkan pada media tertentu, dan kemudian dimurnikan melalui serangkaian tahap ultrafiltrasi.

Vaksin meningokokus polysakarida bisa diberikan kepada anak usia 2 bulan keatas dan akan mampu memberi perlindungan sebesar 90-95 persen. Untuk anak dengan usia di bawah 5 tahun, vaksin ini bisa melindungi 1-3 tahun. Sedangkan untuk dewasa akan melindungi selama 3-5 tahun.

Vaksin polysakarida konjugasi dapat diberikan tersendiri atau dikombinasikan dengan vaksin lain seperi; DPT (tetravalent) atau DPT-HB (pentavalent) atau DPT-HB-IPV (heksavalent), yang merupakan vaksin yang masuk dalam program imunisasi wajib pada bayi dan bisa didapatkan secara gratis di Puskesmas di seluruh Indonesia.

Simak: Pengadilan Semarang Memvonis Penista Agama 1 Tahun 6 Bulan

Sedangka vaksin mengingokokus konjugat hanya untuk usia 11-55 tahun, merupakan vaksin yang digunakan oleh pemerintah pada program imunisasi meningitis pada calon jamaah haji atau umroh, dan belum tersedia gratis.

Imunisasi HiB diberikan dengan cara disuntikkan dibagian paha bayi. Imunisasi HiB pada bayi diberikan 3 kali pada usia 2,3 dan 4 bulan bersamaan dengan imunisasi DPT-HB. Kemudian imunisasi diulang kembali saat anak berusia 18 bulan.

EDITOR: Iwan S

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU