Eksploitasi Pasien Yang Tidak Etis

0
42

Jakarta, Seruji.com– Pagi ini saya melihat di sebuah status Fb, seorang pasien sedang terbaring di sebuah tempat tidur suatu Rumah Sakit. Wajahnya terpampang jelas, dengan luka memar, lebam di seluruh wajahnya.

Menurut satu berita sang pasien adalah korban kekerasan, entah betul atau tidak, akibat pengeroyokan  anggota organisasi massa. Sementara dari informasi lain, karena adu jotos satu lawan satu dengan anggota organisasi massa tersebut.

Lalu, “mana yang benar?” Entahlah, sangat sulit untuk memastikannya, karena dalam beberapa tahun terakhir ini mencari informasi yang akurat tidak mudah.  Kebanyakan media sekarang dalam memberitakan suatu kejadian kelihatannya juga sudah tidak objektif, mereka juga sudah berpihak. Tapi, saya kok lebih percaya, bahwa pasien mengalami itu akibat adu jotos satu lawan satu. Kalau dia dikroyok, bagian tubuh yang lain biasanya juga akan jadi sasaran pukulan, tendangan.

Dan, disamping itu ada sesuatu yang tidak etis saya lihat dalam pemberitaaan ini. Pasien diambil fotonya dalam beberapa posisi dan bahkan pakaian nya pun diganti. Wajahnya yang babak belur  kemudian menjadi latar belakang beberapa foto mereka yang membesuknya, termasuk salah satu Calon peserta PilGUB DKI dan pendukungnya juga dengan bermacam pose, yang siapapun tahu bahwa ada upaya menggunakan kejadian ini sebagai arena mencari simpati dan kampanye.

Nah, yang menjadi pertanyaan saya adalah, “apakah menjadikan orang yang sedang sakit, yang tengah terbaring di tempat tidur (pasien) sebagai kesempatan untuk mencari simpati, apalagi kampanye, bolehkah secara etis?”…. Setahu saya, mengekpos wajah pasien saja secara terbuka sebaiknya dihindari. Hmmmm, ini adalah salah satu bentuk eksploitasi orang sakit (pasien) untuk kepentingan  orang lain. (Irsyal Rusad/praktisi kesehatan)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Nomor urut paslon

Unair Bantah Dukung Salah Satu Paslon Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menegaskan tidak terlibat politik praktis apalagi mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. "Sekali lagi...

Pemerintah Malaysia Keluarkan Larangan WNA Bekerja Sebagai Juru Masak

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Malaysia melarang warga negara asing bekerja sebagai juru masak di restoran negara tersebut terhitung mulai 1 Januari 2019. Menteri Sumber Manusia Malaysia...

Kembali Telan Korban, ABK KM Ramos Hilang di Danau Toba

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Seorang anak buah kapal KM Ramos Risma Marisi hilang di perairan Danau Toba ketika kapal tersebut mengalami mati mesin pada Jumat (22/6)...
Najib vs Mahathir

Najib Razak Bantah Terlibat Skandal 1MDB, Mahathir Geram

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Perdana Menteri Malaysia Mahathir mencurahkan cemooh terhadap pendahulunya, Najib Razak, Kamis (21/6), karena menyangkal mengetahui jutaan dolar dari dana negara 1MDB...

Kemensos Pastikan Logistik Cukup untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun

MEDAN, SERUJI.CO.ID -  Kementerian Sosial memastikan ketersediaan logistik untuk pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. "Kami memastikan bahwa logistik untuk pencarian...