Eksploitasi Pasien Yang Tidak Etis

Jakarta, Seruji.com– Pagi ini saya melihat di sebuah status Fb, seorang pasien sedang terbaring di sebuah tempat tidur suatu Rumah Sakit. Wajahnya terpampang jelas, dengan luka memar, lebam di seluruh wajahnya.

Menurut satu berita sang pasien adalah korban kekerasan, entah betul atau tidak, akibat pengeroyokan  anggota organisasi massa. Sementara dari informasi lain, karena adu jotos satu lawan satu dengan anggota organisasi massa tersebut.

Lalu, “mana yang benar?” Entahlah, sangat sulit untuk memastikannya, karena dalam beberapa tahun terakhir ini mencari informasi yang akurat tidak mudah.  Kebanyakan media sekarang dalam memberitakan suatu kejadian kelihatannya juga sudah tidak objektif, mereka juga sudah berpihak. Tapi, saya kok lebih percaya, bahwa pasien mengalami itu akibat adu jotos satu lawan satu. Kalau dia dikroyok, bagian tubuh yang lain biasanya juga akan jadi sasaran pukulan, tendangan.

Dan, disamping itu ada sesuatu yang tidak etis saya lihat dalam pemberitaaan ini. Pasien diambil fotonya dalam beberapa posisi dan bahkan pakaian nya pun diganti. Wajahnya yang babak belur  kemudian menjadi latar belakang beberapa foto mereka yang membesuknya, termasuk salah satu Calon peserta PilGUB DKI dan pendukungnya juga dengan bermacam pose, yang siapapun tahu bahwa ada upaya menggunakan kejadian ini sebagai arena mencari simpati dan kampanye.

Nah, yang menjadi pertanyaan saya adalah, “apakah menjadikan orang yang sedang sakit, yang tengah terbaring di tempat tidur (pasien) sebagai kesempatan untuk mencari simpati, apalagi kampanye, bolehkah secara etis?”…. Setahu saya, mengekpos wajah pasien saja secara terbuka sebaiknya dihindari. Hmmmm, ini adalah salah satu bentuk eksploitasi orang sakit (pasien) untuk kepentingan  orang lain. (Irsyal Rusad/praktisi kesehatan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.