Eksploitasi Pasien Yang Tidak Etis

0
14

Jakarta, Seruji.com– Pagi ini saya melihat di sebuah status Fb, seorang pasien sedang terbaring di sebuah tempat tidur suatu Rumah Sakit. Wajahnya terpampang jelas, dengan luka memar, lebam di seluruh wajahnya.

Menurut satu berita sang pasien adalah korban kekerasan, entah betul atau tidak, akibat pengeroyokan  anggota organisasi massa. Sementara dari informasi lain, karena adu jotos satu lawan satu dengan anggota organisasi massa tersebut.

Lalu, “mana yang benar?” Entahlah, sangat sulit untuk memastikannya, karena dalam beberapa tahun terakhir ini mencari informasi yang akurat tidak mudah.  Kebanyakan media sekarang dalam memberitakan suatu kejadian kelihatannya juga sudah tidak objektif, mereka juga sudah berpihak. Tapi, saya kok lebih percaya, bahwa pasien mengalami itu akibat adu jotos satu lawan satu. Kalau dia dikroyok, bagian tubuh yang lain biasanya juga akan jadi sasaran pukulan, tendangan.

Dan, disamping itu ada sesuatu yang tidak etis saya lihat dalam pemberitaaan ini. Pasien diambil fotonya dalam beberapa posisi dan bahkan pakaian nya pun diganti. Wajahnya yang babak belur  kemudian menjadi latar belakang beberapa foto mereka yang membesuknya, termasuk salah satu Calon peserta PilGUB DKI dan pendukungnya juga dengan bermacam pose, yang siapapun tahu bahwa ada upaya menggunakan kejadian ini sebagai arena mencari simpati dan kampanye.

Nah, yang menjadi pertanyaan saya adalah, “apakah menjadikan orang yang sedang sakit, yang tengah terbaring di tempat tidur (pasien) sebagai kesempatan untuk mencari simpati, apalagi kampanye, bolehkah secara etis?”…. Setahu saya, mengekpos wajah pasien saja secara terbuka sebaiknya dihindari. Hmmmm, ini adalah salah satu bentuk eksploitasi orang sakit (pasien) untuk kepentingan  orang lain. (Irsyal Rusad/praktisi kesehatan)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

gunung agung

BNPB: Jangan Sebarkan Hoax Letusan Gunung Agung

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta masyarakat agar tidak menyebarkan berita palsu atau hoax...

Rekonstruksi Kasus Perkelahian ala “Gladiator” Hadirkan Empat Tersangka Anak

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Satreskrim Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, melakukan rekonstruksi kasus perkelahian pelajar ala "gladiator" dengan menghadirkan empat dari lima tersangka anak...
Jendral Gatot dan Purnawirawan

Kapuspen TNI: Pernyataan Panglima Bukan Konsumsi Publik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto, menegaskan, pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo soal adanya institusi yang memesan...
pcc

IAI Bantah Penahanan Apoteker Terkait PCC

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) membantah bahwa penahanan apoteker di Kendari, Sulawesi Tenggara, terkait dengan kasus peredaran penyalahgunaan tablet...
Jazuli Juwaini

Politisi PKS: Ulama dan Umat Islam Adalah Penjaga Pancasila dan NKRI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan bahwa ulama dan umat Islam selama ini telah berperan penting...

Risma Target 700 Tanah Pemkot Tersertifikasi Tahun Ini

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menarget sertifikasi 700 tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun 2017. Dari jumlah itu, 230 sertifikat...