Cegah Penyakit Difteri, Lengkapi Imunisasi Anak

0
51
imunisasi
Ilustrasi imunisasi

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengimbau masyarakat untuk melengkapi imunisasi anak untuk mencegah penyakit difteri yang saat ini mewabah di 20 provinsi di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Kamis (7/12), mengatakan meskipun hingga saat ini kasus penyakit difteri di Kota Mataram dan NTB pada umumnya belum ditemukan tapi upaya antisipasi harus tetap dilakukan.

“Pasalnya, penyakit mematikan yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diptheriae ini telah memakan puluhan korban jiwa setidaknya di 20 provinsi,” katanya.

Penyakit difteri, menurutnya, bisa dicebah dengan imunisasi DPT sebanyak tiga kali yakni pada umur 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan, untuk menunjang kekebalan tubuh.

Imunisasi DPT merupakan salah satu jenis bentuk vaksinasi yang wajib diberikan kepada bayi di  bawah lima tahun (balita), karena penyakit difteri, pertusis, dan tetanus adalah tiga penyakit berbeda yang masing-masing memiliki risiko tinggi dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

“Oleh karena itu, pemberian imunisasi DPT sebaiknya tidak dilewatkan,” katanya.

Menurutnya, salah satu penyebab munculnya penyakit difteri karena kekebalan tubuh anak kurang, sebab sesuai dengan pernyataan dari Menteri Kesehatan menyebutkan cakupan imunisasi anak di Indonesia di bawah 95 persen.

“Itulah yang menjadi sumber peluang terjadinya penyakit difteri. Untuk itu masyarakat harus antusias membawa anak-anaknya ke layanan kesehatan untuk mendapatkan imunisasi lengkap,” katanya.

Pasalnya ketika bakteri corynebacterium diptheriae sudah melekat ke gigi, maka bisa menutup saluran pernafasan sehingga anak gagal nafas dan meninggal. Bahkan ada juga yang efeknya ke jantung.

“Kita berharap kasus penyakit difteri tidak akan pernah ditemukan di NTB. Ayo imunisasi anak ke posyandu dan pelayanan kesehatan terdekat,” katanya.

Selain itu, Usman juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui gerakan masyarakat sehat. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

RUU Antiterorisme Atur Ancaman Teroris Libatkan Anak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang tentang perubahan UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Dave Laksono mengakui ada pasal...

Persebaya Alami Krisis Lini Belakang

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kesebelasan Persebaya Surabaya mengalami krisis lini belakang saat menghadapi pertandingan "Derby Suramadu" melawan Madura United dalam laga pekan ke-10 Liga 1...
jokowi, joko widodo

RUU Terorisme Disahkan, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi memberikan tanggapan terkait Peraturan Presiden (Perpres) setelah disahkannya Revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang. "Perpres akan membahas teknis, hanya...

Pansus: Pemerintah Keluarkan PP Usai RUU Terorisme Disahkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Panitia Khusus revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Muhammad Syafi'i meminta pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah...

DPR Setujui RUU Terorisme Jadi UU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Paripurna DPR pada Jumat (25/5) pagi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas UU nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah...