Berkebun di Halaman Rumah-pun Dapat Membuat Anda Lebih Sehat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tidak satu jalan ke Roma, begitu juga dengan kesehatan kita. Banyak jalan yang bisa ditempuh menuju sehat yang kita inginkan. Tapi, yang jelas, tidak ada jalan tol, jalan pintas agar kita tetap sehat, semua dimulai dengan hal-hal Kecil. Dan, sehat tidak hanya dilihat dari kondisi fisik, mental, sosial anda yang tidak bermasalah sekarang, tetapi juga dari kebiasaan sehari-hari yang kita lakukan.

Berkebun adalah salah satu jalan menuju sehat yang kita cita-citakan. Berkebun di sini tidak harus kita menjadi seorang profesional di ladang luas yang sebagian waktu kita habis di sana. Bercocok tanam di pekarangan rumah yang terbatas sebagai hobi saja akan mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan kita. Berkebun tidak hanya berpengaruh kepada kesehatan mental, sosial, tetapi juga kesehatan fisik kita.

Penasaran dengan manfaat berkebun, apalagi selama pandemi Covid-19 ini, saya mulai belajar seluk-beluk bertanam sayuran ala hidroponik yang sederhana dan mudah dilakukan sendiri.

Saya mulai dengan sistem wick, apa arti “wick” di sini saya tidak paham. Tetapi yang jelas, satu paket hidroponik sistem “wick” ini terdiri satu nampan, penutup nampan, net pot dengan kain flanel, bibit sayuran, nutrisi, dan media tanam yang dikenal dengan nama “rockwool


Setelah memahami cara menyemai, cara menyampur nutrisi, menentukan kekentalan nutrisi cairan dan pindah tanam ke sistem Wick. Dan, yang pertama-tama saya semai dan tanam adalah bayam hijau, dan kangkung. Kata penggemar hidroponik harus mulai dengan yang mudah tumbuh dan perawatan juga lebih mudah.

Alhamdulillah, bayam dan kankungnya tumbuh bagus, dan setelah minggu ke 3 atau empat saya sudah bisa memanenya. Sayur yang hijau, segar, tidak tercemar pestisida, setelah diolah, rasanya juga beda sekali dengan yang biasanya dibeli, lebih manis dan lembut. Ada kepuasan sendiri waktu pertama kali memanennya.


Bagi pembaca SERUJI yang ingin konsultasi ke “Dokter SERUJI Menjawab” silahkan menuju ke sini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Berkebun di Halaman Rumah-pun Dapat Membuat Anda Lebih Sehat

Tidak satu jalan ke Roma, begitu juga dengan kesehatan kita. Banyak jalan yang bisa ditempuh menuju sehat yang kita inginkan. Tapi, yang jelas, tidak ada jalan tol, jalan pintas agar kita tetap sehat, semua dimulai dengan hal-hal Kecil.

TERPOPULER

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Berkebun di Halaman Rumah-pun Dapat Membuat Anda Lebih Sehat

Tidak satu jalan ke Roma, begitu juga dengan kesehatan kita. Banyak jalan yang bisa ditempuh menuju sehat yang kita inginkan. Tapi, yang jelas, tidak ada jalan tol, jalan pintas agar kita tetap sehat, semua dimulai dengan hal-hal Kecil.