Pascaserangan Teroris di Christchurch, Facebook Perketat Aturan Siaran Langsung

SAN FRANCISCO, SERUJI.CO.ID – Facebook pada Selasa (14/5) menyatakan memperketat aturan siaran langsung menjelang pertemuan dengan para kepala dunia, untuk membatasi kekerasan daring sebagai buntut dari serangan teroris di Christchurch, Selandia Baru.

Pada 15 Maret, seorang pelaku teror tunggal menewaskan 51 orang di dua masjid di kota Christchurch, sambil menyiarkan langsung ke internet aksi serangannya itu melalui Facebook.

Kejadian tersebut merupakan penembakan terburuk yang pernah dialami Selandia Baru pada masa damai, dan memicu seruan agar perusahaan-perusahaan teknologi berbuat lebih banyak untuk melawan ekstremisme melalui layanan mereka.

Dalam pernyataannya, Facebook mengatakan memperkenalkan kebijakan ‘satu-pukulan’ untuk Facebook Live, dengan mempersempit untuk sementara akses bagi orang-orang yang ditertibkan karena melanggar aturan perusahaan di semua situsnya.

Pelanggar pertama kali akan diskors untuk menggunakan siaran langsung dalam jangka waktu tertentu, kata perusahaan itu. Jenis pelanggaran juga akan diperluas untuk dikenai skors seperti itu.

Facebook tidak menyebut secara khusus pelanggaran-pelanggaran seperti apa yang patut mendapat kebijakan “satu pukulan” atau berapa lama penangguhan akan diberlakukan.

Seorang juru bicara mengatakan bahwa, berdasarkan aturan baru, seorang penembak tidak akan mungkin bisa menggunakan akunnya untuk mengunggah siaran langsung.

Perusahaan mengatakan pihaknya berencana memperluas wilayah pengetatan baru dalam beberapa pekan mendatang, mulai dengan mencegah orang yang sama untuk membuat iklan di Facebook.

Selain itu, perusahaan juga akan mendanai suatu penelitian di tiga perguruan tinggi tentang teknik pelacakan media yang dimanipulasi, yang sulit dilakukan oleh sistem Facebook setelah serangan Selandia Baru terjadi.

Facebook mengatakan telah menghapus 1,5 juta video secara menyeluruh yang berisi gambar-gambar serangan dalam 24 jam setelah kejadian. Perusahaan itu mengatakan dalam sebuah unggahan di blog pada akhir Maret bahwa pihaknya telah mengidentifikasi lebih dari 900 ragam berbeda dari video tersebut.

Pengumuman itu muncul saat Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memimpin pertemuan bersama dengan presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Rabu (15/5), untuk mencari kesepakatan dari para pemimpin dunia dan perusahaan-perusahaan teknologi tentang ‘Ajakan Christchurch’.

‘Ajakan Christchurch’ merupakan seruan untuk menghapuskan kekerasan ekstremis pada konten daring.

Dalam kolom opini di The New York Times edisi Minggu, Ardern mengatakan ‘Ajakan Christchurch’ akan menjadi kerangka sukarela untuk penandatanganan ikrar menjalankan langkah-langkah khusus guna mencegah unggahan berisi konten teroris.

Ardern belum meminta secara khusus kepada perusahaan media sosial sehubungan dengan ikrar tersebut, tetapi telah meminta mereka ‘mencegah penggunaan siaran langsung sebagai perangkat untuk menyiarkan serangan teroris.’

Wakil dari Facebook, Alphabet Inc’s Google, Twitter dan perusahaan teknologi lainnya diperkirakan mengikuti pertemuan tersebut meskipun CEO Facebook Mark Zuckerberg tidak akan hadir.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER