JENEWA, SERUJI.CO.ID – Serangan terhadap pekerja kesehatan, instalasi medis, dan simpanan vaksin membuat nyawa semua anak Suriah terancam, kata Vaccine Alliance Global atau Gavi, pada Selasa (17/10).
Pekan lalu serangan dilancarkan terhadap instalasi medis di Suriah Timur. Dan Kabupaten Al-Mayadeen di Suriah Timur adalah pusat penyebaran wabah polio –yang sejauh ini telah membuat lumpuh 48 anak sejak Maret 2017.
Menurut UNICEF, kerusuhan yang berkecamuk di sana pekan lalu menghancurkan satu-satunya ruang pendingin di wilayah itu, yang menyimpan lebih dari 100.000 vaksin polio dan campak, demikian laporan Xinhua, Rabu (18/10). Vaksin lain, perlengkapan medis dan jarum suntik juga rusak dalam serangan tersebut, sehingga mengakibatkan tertundanya imunisasi sebagian besar anak yang rentan di wilayah itu.
“Hancurnya vaksin ini akan menghambat upaya untuk mengekang penyebaran wabah polio dan melindungi anak-anak dari penyakit campak, salah satu penyakit yang paling menular di dunia,” kata CEO Gavi Seth Berkley.
“Pekerja kesehatan dan instalasi medis bukan sasaran. Anak-anak adalah masa depan negeri ini dan oleh karena itu pantas mendapat dukungan kita. Kami akan terus bekerja-sama dengan mitra kami untuk menjamin mereka menerimanya,” tambah Berkley.
Gavi adalah kemitraan pemerintah-swasta yang berkomitmen untuk menyelamatkan nyawa anak-anak dan melindungi kesehatan manusia dengan meningkatkan penggunaan vaksin yang layak di negara yang berpenghasilan rendah. Sejak 2000, organisasi tersebut telah memberi sumbangan bagi imunisasi hampir 580 juta anak dan pencegahan hampir delapan juta kematian pada masa depan.
Pada Desember lalu, Gavi mengambil keputusan untuk memasok vaksin buat Suriah dengan menyalurkan dukungan melalui mitranya termasuk UNICEF, WHO dan organisasi masyarakat sipil. Misi tersebut bertujuan mengimunisasi sebanyak tiga juta anak yang berusia di bawah lima tahun di seluruh negeri itu, tempat cakupan vaksin dasar telah merosot sampai sebanyak 40 persen dibandingkan dengan lebih dari 80 persen sebelum perang. (Ant/SU02)
