Turki Dukung Pemberontak Suriah Lancarkan Operasi Militer Besar di Idlib

0
72
Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA, SERUJI.CO.ID – Petempur pemberontak Suriah melancarkan operasi militer besar didukung pasukan Turki ke wilayah Suriah barat laut yang sebagian besar dikuasai pegaris keras, kata Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Sabtu.

Para pemberontak mengatakan bahwa mereka tengah bersiap untuk segera memulai operasinya di provinsi Idlib dan sekitarnya, yang merupakan wilayah daerah pemberontak yang paling padat penduduknya di Suriah.

Penduduk setempat melaporkan bahwa pihak berwenang Turki meruntuhkan bagian dinding perbatasan.

Serangan tersebut dilancarkan setelah Iran dan Rusia yang mendukung Presiden Bashar al-Assad, dan Turki yang mendukung pemberontak, sepakat pada bulan lalu untuk mengurangi pertempuran antara pemberontak dan pemerintah di wilayah barat laut.

Serangan tampaknya bertujuan untuk membatasi gerak aliansi Tahrir al-Sham, kelompok garis keras terkuat di Suriah, dan untuk mengamankan perbatasan Turki.

“Ada operasi besar di Idlib, Suriah hari ini dan akan terus berlanjut,” kata Erdogan dalam pidato kepada Partai AK-nya, ia menambahkan bahwa Turki tidak akan mengizinkan “koridor teror” di perbatasannya dengan Suriah.

“Untuk saat ini Tentara Pembebasan Suriah sedang melakukan operasi” kata Erdogan.

“Rusia mendukung operasi tersebut melalui udara, dan angkatan bersenjata kami dari dalam perbatasan Turki,” tambahnya.

Pada Sabtu, Turki mengerahkan sejumlah tank dan kendaraan militer di perbatasan Suriah, membangun kekuatan militer disana, kata saksi.

Mustafa Sejari, seorang pejabat tinggi dalam Liwa al-Mutasem, sebuah kelompok pemberontak Suriah yang ikut ambil bagian dalam operasi tersebut, mengatakan bahwa Rusia tidak akan mendukung pemberontak dalam serangan tersebut.

“Sedangkan untuk Rusia, mereka tidak akan memiliki peran di daerah tersebut dari kendali kami sama sekali. Peran Rusia terbatas pada daerah di bawah kendali rezim,” katanya.

Ankara, Moskow dan Teheran mengumumkan kesepakatan pada bulan lalu untuk mendirikan dan melakukan patroli pada daerah “penurunan ketegangan” di wilayah Idlib, tempat Erdogan mengerahkan pasukannya.

Menteri luar negeri Turki mengatakan pada Sabtu bahwa Turki bermaksud mencegah terjadinya bentrokan di Idlib. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Toba

KemenPURR Anggarkan Rp 800 Miliar untuk Danau Toba dan Pulau Samosir

DELI SERDANG, SERUJI.CO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp 800 miliar hingga 2019 untuk membangun jalan menuju Danau Toba dan Pulau...
Besiktas - 2017

Besiktas Masuk ke Putaran 16 Besar Liga Champions Untuk Pertama Kalinya

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID -  Juara Turki Besiktas mencapai putaran 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya ketika mereka bangkit dan bermain imbang 1-1 dengan tamunya Porto,...
Kapuspenkum Kejagung M Rum

Kejagung: Pembobol Kredit Bank Mandiri Segera Disidangkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Agung menyatakan tersangka pembobolan kredit PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp 201,098 miliar, MS alias HP atau Aping dan EWL, segera...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...