Suriah Desak Penarikan Segera Tentara Turki dari Idlib

0
51
Militer Turki di Suriah
Konvoi Operasi Militer Turki memasuki wilayah Idlib Suriah, Kamis, 12/10/2017. (Foto: Arabnews)

DAMASKUS, SERUJI.CO.ID – Kementerian Luar Negeri Suriah pada Sabtu (14/10) mendesak dilakukannya penarikan segera pasukan Turki dari daerah yang mereka masuki di Provinsi Idlib, demikian laporan kantor berita resmi Suriah, SANA.

Kementerian tersebut menyatakan “penyusupan” pasukan Turki ke dalam Idlib dipandang sebagai “agresi nyata, dan takkan bisa membenarkannya”.

Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah kendaraan lapis baja dan tentara Turki menyeberangi perbatasan dan memasuki Idlib sebagai bagian dari operasi yang dikatakan Turki bertujuan memaksa dihentikannya pertempuran di Idlib.

“Agresi Turki ini tak berkaitan dengan saling pemahaman antara negara yang terlibat dalam pembicaraan Astana, tapi merupakan pelanggaran terhadap kesepahaman semacam itu,” kata Kementerian tersebut.

Terlebih lagi, Kementerian itu menuduh penyusupan Turki tersebut dilakukan dengan disertai masuknya anggota Front An-Nusra, yang memiliki hubungan dengan Al-Qaida. Itu, kata Kementerian tersebut, adalah “bukti mengenai eratnya hubungan antara Turki dan kelompok teror itu”.

Kementerian tersebut menyatakan pasukan Turki mesti ditarik tanpa prasyarat apa pun. Ditambahkannya, Pemerintah Turki telah “terlibat dalam mendukung pelaku teror di Suriah dan tak bisa dipercaya dengan pernyataan memerangi terorisme”.

suriah, irak
Peta konflik Suriah dan Irak (12 Maret 2017). (Foto: BBC)

Sementara itu, pernyataan militer Turki menyatakan pasukannya akan mendirikan pos pengawasan di dalam Idlib, dan mengatakan itu adalah bagian dari kesepakatan dengan Rusia dan Iran, ketika beberapa negara, selama babak paling akhir pembicaraan di Astana, Kazakstan, sepakat untuk menciptakan zona penurunan ketegangan di Idlib.

Sebagian besar wilayah Idlib, di bagian barat-laut Suriah, dikuasai oleh Hayat Tahrir Ash-Sham (HTS), satu payung mujahidin. Front An-Nusra, yang memiliki hubungan dengan Al-Qaida, menjadi kekuatan yang dominan di dalam payung mujahidin tersebut dan dimasukkan ke dalam organisasi teroris oleh Suriah.

Idlib juga berada di dekat Daerah Afreen, yang dikuasai oleh Suku Kurdi, di Provinsi Aleppo. Turki telah lama berusaha mengendalikan wilayah itu guna mengakhiri pengaruh gerilyawan Kurdi yang terus meningkat. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...