PNA Kutuk Keputusan Israel Bangun 176 Rumah Baru di Jerusalem

0
21
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat
Israel terus melanjutkan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. (Foto: GettyImages)

RAMALLAH, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA) pada Rabu (25/10) mengutuk keputusan Pemerintah Israel untuk membangun 176 rumah lagi di Permukiman Yahudi di Jerusalem Timur.

Nabil Abu Rudeina, Juru Bicara Presiden Palestina, mengatakan di dalam satu pernyataan resmi bahwa Palestina menyeru Pemerintah Amerika Serikat agar menghentikan keputusan itu.

“Pada dasarnya, semua kegiatan permukiman di Wilayah Palestina tidak sah, sejalan dengan Resolusi 2334 Dewan Keamanan PBB,” kata Abu Rudeina, di dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Ia menekankan, “Mewujudkan perdamaian yang adil dan menyeluruh memerlukan berdirinya Negara Palestina Merdeka dengan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya di perbatasan 1967.” Abu Rudeina, sebagaimana diberitakan Xinhua, Kamis (26/10) pagi.

Ia juga menyeru Pemerintah Presiden Donald Trump agar segera campur-tangan guna menyelamatkan upaya yang dilancarkannya untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di Timur Tengah.

Sebelumnya, harian Israel, Haaretz, melaporkan komite perencanaan dan pembangunan milik Kota Praja Jerusalem menyetujui izin pendirian bangunan untuk 176 unit rumah di Jabel Mukaber di kota tersebut.

Pekan lalu, Israel mengumumkan negara Yahudi itu akan membangun ratusan rumah di Permukiman Yahudi di Tepi Barat Sungai Jordan. Palestina dan Uni Eropa menentang rencana tersebut.

Perluasan Permukiman Yahudi adalah salah satu masalah paling rumit, yang menjadi penyebab utama macetnya pembicaraan perdamaian langsung antara Israel dan Palestina.

Pembicaraan perdamaian langsung, yang ditaja oleh Amerika Serikat, telah berhenti pada April 2014, setelah berlangsung selama sembilan bulan tanpa mencapai kemajuan akibat perbedaan pendapat antara kedua pihak mengenai perluasan permukiman. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Polres Lhokseumawe Tangkap Perawat Pencuri Ribuan Botol Infus

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Personel Kepolisian Resor Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap dua orang perawat yang diduga melakukan aksi pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus. Kapolres Lhokseumawe AKBP...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Ratusan Dokter Spesialis Dukung dan Siap Kampanyekan Sudirman-Ida

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Sekitar 450 dokter spesialis siap membantu kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah di bidang kesehatan. "Kami memiliki kepedulian di...
Video Cak Imin dukung Khofifah

Muslimat Dukung Cak Imin Maju Sebagai Cawapres di Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sekitar seribu orang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad (18/2), mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa...
Airlangga Hartarto

Golkar Dapat Nomor Urut 4, Airlangga: Sesuai Dengan 4 Pilar dan Catur Sukses

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan nomor urut yang diperoleh partainya, yakni empat, sesuai dengan jumlah empat pilar kebangsaan yang...
Bupati Lampung Tengah

Walau Telah Jadi Tersangka, PKS dan Nasdem Kompak Tetap Dukung Mustafa-Jajuli

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Lampung tetap mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli,...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...