AL QUDS – Direktorat Pendidikan dan Pengajaran di Al Quds pada hari Selasa (12/9) kemarin, mengecam dan menuding pemerintah Israel bertanggung jawab atas penutupan sekolah-sekolah Daarul Ma’rifah, sehingga menyebabkan lebih dari 4000 siswa tidak bisa masuk sekolah. Hal tersebut seperti yang dikutip dari The Palestinian Information Center.
Direktorat Pendidikan dan Pengajaran dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk menampung siswa-siswa sekolah Daarul Ma’rifah yang ditutup oleh pemerintah Israel dengan alasan yang lemah dan mengada-ada sejak dua pekan lalu.
Direktorat Pendidikan dan Pengajaran mengisyaratkan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan sekolah-sekolah swasta di kawasan Kafr Aqab di utara Al-Quds untuk menampung para siswa tersebut. Mereka juga berusaha keras agar sekolah Daarul Ma’rifah segera dibuka kembali. Namun pemerintah Israel mengancam pemilik sekolah-sekolah swasta tersebut bertanggungjawab atas pelanggaran atas aturan yang mereka buat.
Sementara pihak Kementerian Pendidikan Palestina mengaku bekerjasama dengan sekolah-sekolah sekitarnya dan akan membuka kelas-kelas SMU di sekolah Kafr Aqab dan sekolah Al-Fajr Jadid. (Jarot/Hrn)
