Israel Tutup Sekolah, 4000 Siswa Palestina Tidak Bisa Belajar

AL QUDS – Direktorat Pendidikan dan Pengajaran di Al Quds pada hari Selasa (12/9) kemarin, mengecam dan menuding pemerintah Israel bertanggung jawab atas penutupan sekolah-sekolah Daarul Ma’rifah, sehingga menyebabkan  lebih dari 4000 siswa tidak bisa masuk sekolah. Hal tersebut seperti yang dikutip dari The Palestinian Information Center.

Direktorat Pendidikan dan Pengajaran dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk menampung siswa-siswa sekolah Daarul Ma’rifah yang ditutup oleh pemerintah Israel dengan alasan yang lemah dan mengada-ada sejak dua pekan lalu.

Direktorat Pendidikan dan Pengajaran mengisyaratkan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan sekolah-sekolah swasta di kawasan Kafr Aqab di utara Al-Quds untuk menampung para siswa tersebut. Mereka juga berusaha keras agar sekolah Daarul Ma’rifah segera dibuka kembali. Namun pemerintah Israel mengancam pemilik sekolah-sekolah swasta tersebut bertanggungjawab atas pelanggaran atas aturan yang mereka buat.

Sementara pihak Kementerian Pendidikan Palestina mengaku bekerjasama dengan sekolah-sekolah sekitarnya dan akan membuka kelas-kelas SMU di sekolah Kafr Aqab dan sekolah Al-Fajr Jadid. (Jarot/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER