Israel Persiapkan Penarikan Diri Ikuti Jejak Amerika Serikat Keluar Dari UNESCO

3
83
Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Istimewa)

AL QUDS, SERUJI.CO.ID – Menyusul pernyataan serupa yang dikeluarkan oleh kementrian luar negeri Amerika Serikat, akhirnya Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis (12/10) malam telah menginstruksikan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel untuk mulai melakukan persiapan penarikan diri Tel Aviv dari Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO). Demikian seperti dilansir oleh The Palestinian Information Center.

Sebelumnya, kementrian luar negeri AS telah menyatakan keputusan Washington untuk mundur dari UENESCO setelah menuduh lembaga internasional ini mendukung Palestina dan bersikap anti Israel.

Langkah AS ini mendapatkan sambutan dari Israel melalui pernyataan Netanyahu yang mengungkapkan bahwa keputusan AS tersebut adalah “keputusan berani dan bermoral, karena UNESCO telah menjadi pentas sia-sia, alih-alih menjaga sejarah, tapi justru mendistorsinya.”

Selain itu, langkah AS ini juga bersamaan dengan pemilu yang sedang dilakukan UNESCO untuk memilih sekretaris jendral (sekjen) yang baru. Langkah ini diambil AS dengan dalih sebagai protes atas apa yang disebutnya sebagai “kebijakan anti Israel” UNESCO disamping karena faktor-faktor ekonomi.

Pada Juli lalu, Duta Besar AS untuk PBB, Nicky Hailey, mengatakan bahwa Washongton bisa jadi meninjau kembali hubungannya dengan UNESCO setelah keputusan lembaga dunia tersebut yang menyatakan bahwa Kota Tua di Hebron merupakan “kawasan yang terlindungi” sebagai peninggalan dunia. Dubes AS menilai keputusan UNESCO ini sebagai pelecehan terhadap sejarah, meruntuhkan kepercayaan yang dibutuhkan untuk proses perdamaian antara Israel dan Palestina, serta meruntuhkan kredibilitas lembaga PBB yang meragukan tersebut.

AS sendiri telah menghentikan partisipasi pendanaan UNESCO tahun 2011 lalu setelah UNESCO menerima keanggotaan penuh Palestina di lembaga dunia tersebut. Namun AS tetap mempertahankan utusannya berkantor di Paris sebagai anggota di Dewan Eksekutif UNESCO yang memiliki 58 anggota tersebut.

Tahun lalu, UNESCO menyetujui resolusi yang menegaskan bahwa masjid al-Aqsa adalah situs umat Islam dan tidak ada hubungan dengan Yahudi, dan al-Quds adalah kota terjajah yang diduduki oleh Israel. (Ant/SU02)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...