Gempa 6,7 SR Landa Turki dan Yunani, 2 Orang Tewas

ANKARA – Kantor berita Al Jazeera melaporkan telah terjadi gempa berkekuatan 6,7 SR yang menewaskan 2 orang serta sebanyak 20 orang lainnya mengalami luka-luka pada Jumat (21/7), di kawasan wisata musim panas yang populer di Kepulauan Dodecanese di Yunani dan pantai Aegean di Turki.

Pulau Kos adalah kawasan paling dekat dengan pusat gempa dan tampaknya merupakan kota terparah. Walikota Kos, Giorgos Kyritsis mengatakan jumlah korban luka lebih dari 100 orang.

“Dua atau tiga di antaranya dalam kondisi serius dan sedang dalam operasi,” kata Giorgos.

Giorgos juga mengatakan bahwa korban yang terluka kebanyakan dari orang-orang yang berada dalam sebuah bangunan yang roboh. Layanan feri dihentikan karena kerusakan di pelabuhan utama Kos, di mana benteng abad ke 14 juga rusak. Sebuah menara dari sebuah masjid tua juga rusak.

“Di pulau ini tidak begitu bermasalah, namun kota utama yang memiliki masalah,” kata Walikota Kos, Giorgos Kyritsis kepada media Yunani yang dikelola pemerintah.

“Bangunan yang terkena dampak sebagian besar sudah bangunan tua,” tambahnya.

Ahli Geologi dari Amerika Serikat (AS) mengatakan, bahwa pusat gempa tersebut berjarak sekitar 10,3 kilometer selatan resor utama Turki Bodrum, sebuah magnet bagi wisatawan di musim panas, dan 16,2 kilometer sebelah timur pulau Kos di Yunani. “Ini memiliki kedalaman 10 kilometer,” kata Ahli Geologi AS.

Sementara itu di Turki, gambar-gambar televisi menunjukkan kerumunan penghuni dan wisatawan yang cemas di jalanan kota Bodrum.

Walikota Bodrum, Mehmet Kocadon mengatakan kepada NTV bahwa masalah terbesar saat ini adalah pemadaman listrik di daerah tertentu (di kota).

“Ada kerusakan ringan dan tidak ada laporan korban tewas di daerah tersebut,” tambah Kocadon.

Sementara itu, gempa tersebut juga menyebabkan pasien-pasien rumah sakit pemerintah di Bodrum akhirnya terpaksa dievakuasi keluar, karena dinding-dinding rumah sakit retak. Bahkan ada juga pasien yang diperiksa di halaman luar.

Gubernur provinsi Mugla Sleatan, mengatakan bahwa beberapa orang luka ringan setelah jatuh dari jendela karena panik. (JarotS/HA)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

2 KOMENTAR

  1. Di sini gempa, di sana gempa. Makin banyak terjadi bencana gempa. Yang jelas itu bagian dari tanda-tanda akhir zaman (kiamat). Bagi rezim yang zalim, bertobatlah selagi sempat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER