KBRI Belum Bisa Komunikasi dengan Siti Aisyah

0
74
Siti Aisyah sesaat setelah penangkapan oleh Kepolisian Diraja Malaysia.(Foto: tribunnews.com)

KUALA LUMPUR – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur hingga Jumat belum bisa bertemu dengan Siti Aishah. Siti adalah WNI yang diduga membunuh Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin tertinggi  Korea Utara Kim Jong Un.

“Kalau komunikasi dengan yang bersangkutan belum. Kami masih menunggu kepastian dari pihak Malaysia. Kita kemarin sudah ajukan langsung ke Kementerian Luar Negeri untuk memperoleh akses konsuler dan kepolisian setempat tetapi belum ada jawaban dari pemerintah Malaysia,” ujar Wakil Dubes KBRI Kuala Lumpur, Andreano Erwin di Kuala Lumpur, Jumat (17/2), dengan didampingi Ketua Satgas Perlindungan WNI Yusron B Ambary.

Andreano menegaskan, kalau bertemu langsung belum sedangkan menurut informasi yang bersangkutan ditahan di Kepolisian Sepang. “Jadi kalau bertemu langsung belum. Kalau melihat dari liputannya. Kita juga melihat dari media. Sekarang ada di tahanan polisi daerah Sepang yang berdekatan dengan Kuala Lumpur International Airport 2 tempat lokasi kejadian,” katanya.

Dia mengatakan, kalau komunikasi ada tetapi pihaknya masih dalam rangka membuka akses bertemu Siti Aishah.”Belum bisa dipenuhi mereka. Mungkin mereka juga perlu waktu untuk koordinasi,” katanya.

Andreano menegaskan, pihaknya langsung bereaksi begitu peristiwa itu selesai diumumkan Kepolisian Malaysia. “Usai press release Satgas Perlindungan WNI langsung bereaksi dengan menghubungi Kemenlu untuk membuka akses konsuler agar bisa segera dipertemukan. Tujuannya agar dia bisa terpenuhi hak-hak hukumnya. Baru dijawab mereka sore dan kami masih menunggu dari pihak Malaysia,” katanya.

Dia menegaskan, Siti Aishah tidak terdaftar sebagai tenaga kerja yang resmi karena tidak ada datanya di KBRI. “Dalam waktu tidak terlalu lama kami akan diberi kesempatan untuk menjenguk yang bersangkutan. Jadi kami ingin bertemu untuk memastikan hak-haknya.

Andreano menegaskan, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi hukum di Malaysia. Namun dirinya ingin memastikan hak-hak hukum dari Siti Aishah.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Neymar

Pulih dari Cedera, Neymar Kembali Latihan

SOCHI, SERUJI.CO.ID - Pemain depan Brazil Neymar kembali berlatih normal pada Rabu (20/6) waktu setempat, sehari setelah istirahat di sesi latihan Selasa (19/6) karena merasa...

Ini Tanggapan Pelatih Peru Terkait Teknologi VAR di Piala Dunia

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Pelatih Peru Ricardo Gareca mengatakan pada Rabu (20/6) bahwa kesalahan manusia merupakan salah satu daya tarik pertandingan sepak bola dan bahwa sistem...

Kalahkan Iran, Spanyol Berpeluang Lolos Babak 16 Besar

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Tim nasional Spanyol sukses menaklukkan Iran dengan skor 1-0 di laga lanjutan Grup B Piala Dunia 2018 di Stadion Kazan Arena, Rusia,...

Ini Alasan FIFA Denda Federasi Sepak Bola Meksiko dan Serbia

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Komite Disiplin FIFA telah menyetujui Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) dengan denda CHF 10.000 untuk kesalahan sekelompok penggemar Meksiko dalam kaitannya dengan...

Meski Menang dari Maroko 1-0, Portugal Gagal Kendalikan Permainan

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Portugal secara tidak terduga gagal mengendalikan permainan meski mampu menang 1-0 atas Maroko pada pertandingan Grup B Piala Dunia pada Rabu (20/6),...