Melalui kantor berita yang dikendalikannya, Amaq, ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.
Masjid kaum Sufi yang berada di distrik Jhal Magsi itu penuh dengan jamaah yang sedang berduka cita atas kematian seorang pemimpin spiritual setempat.
Kejadian-kejadian seperti itu meningkatan kekhawatiran soal keamanan proyek Koridor Ekonomi China-Pakistan, yang bernilai 57 miliar dolar AS. Koridor tersebut merupakan rute transportasi dan energi, yang direncanakan menghubungkan China barat dan pelabuhan Gwadar di Baluchistan.
Provinsi Baluchistan telah mengalami kekerasan di dua wilayah garis depannya dalam waktu sepuluh tahun.
Seperti juga Taliban dan kelompok-kelompok Islam Sunni lainnya, para pemberontak Baluchistan melancarkan serangan terhadap target-target yang terkait dengan pemerintah.
Pada November tahun lalu, seorang pengebom bunuh diri menewaskan 52 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya di masjid Sufi Baluchistan. Serangan itu dinyatakan ISIS dilakukan pihaknya.
Pada Februari tahun ini, ISIS menyerang sebuah tempat ibadah kaum Sufi di provinsi selatan Sindh hingga menewaskan 83 orang. (Ant/SU01)
