Seorang Gadis Muslim 17 Tahun Tewas Dibunuh di Virginia

0
156
nabra, darwin martinez torrez
Gadis yang hilang dan terbunuh, Nabra (kiri), 17 tahun, dan terduga pembunuh, Darwin Martinez Torres (kanan), 22 tahun

VIRGINIA – Seorang gadis remaja yang hilang di Fairfax County ditemukan tewas dan seorang pria didakwa melakukan pembunuhan.

Polisi yakin mayat yang ditemukan Ahad sore di sebuah kolam di blok Ridgetop 21500 di Sterling, Virginia, adalah seorang gadis berusia 17 tahun dari Reston, Virginia, yang dilaporkan hilang di daerah tersebut beberapa jam sebelumnya.

“Petugas kepolisian mulai melakukan pencarian terhadap gadis yang hilang itu sekitar pukul 4 pagi di area Jalan Dranesville dan Woodson Drive di Herndon,” demikian disampaikan pihak Kepolisian Fairfax County Tawny Wright dalam konferensi pers, Ahad (18/6).

Beberapa teman gadis itu melapor ke polisi bahwa mereka tidak dapat menemukannya. Mereka menceritakan bahwa mereka berjalan bersama di daerah tersebut saat gadis tersebut terlibat pertengkaran dengan seorang pria yang mengendarai mobil.

“Pria itu keluar dari mobilnya dan menyerang gadis itu,” kata Wright.

Seorang teman dekat keluarga mengatakan kepada News4 bahwa nama gadis itu adalah Nabra. Teman Nabra tersebut mengatakan bahwa Nabra sedang berjalan kembali ke ADAMS Center, sebuah masjid di Sterling, bersama teman-temannya saat pertengkaran itu terjadi.

Polisi yakin mayat yang ditemukan tersebut adalah Nabra, seorang gadis berusia 17 tahun yang dilaporkan hilang pada hari Ahad pagi di Fairfax County, Virginia.

News4’s Darcy Spencer melaporkan bahwa seorang pria tersangka pembunuhan telah dibawa ke dalam tahanan sehubungan dengan kematiannya.

Pada saat-saat tertentu, penduduk di daerah tersebut mengadakan pertemuan dengan sesama mereka di ADAMS Center, kata pengurus masjid tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad malam.

“Segera setelah diketahui bahwa Nabra tidak hadir dalam pertemuan tersebut, personil ADAMS memberi tahu otoritas Loudon County dan Fairfax County yang segera memulai pencarian ekstensif untuk menemukan nabra, gadis yang hilang tersebut,” kata pengurus masjid ADAMS Center.

Polisi menyisir sebuah area berhutan di dekat Dranesville Road dan area Woodson Drive di Herndon, Virginia, selama beberapa jam. Otoritas wilayah Loudoun juga membantu dalam penyelidikan karena wilayah tersebut berbatasan dengan daerah tersebut.

Selama pencarian, seorang petugas melihat sebuah mobil yang mencurigakan di daerah tersebut dan menarik pengemudinya lalu membawanya ke tahanan.

“Darwin Martinez Torres, 22 tahun, dari Sterling telah ditangkap dan didakwa melakukan pembunuhan,” kata polisi.

Polisi menemukan mayat perempuan di kolam sekitar pukul 3 sore.

“Kolam itu berjarak 2 sampai 3 mil dari tempat pertengkaran awal terjadi,” kata Wright.

Polisi mengatakan sebuah pemukul bisbol telah ditemukan. Lokasi tepatnya dimana ditemukan tidak diketahui saat ini.

“Kami meminta penegakan hukum untuk menyelidiki dan menentukan motif kejahatan ini dan mengadili sepenuhnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” demikian pernyataan ADAMS Center.

Pihak berwenang tidak tahu apakah kejahatan itu dimotivasi oleh ujaran kebencian.

“Pada titik ini, sepertinya tidak ada indikasi bahwa ini adalah insiden bias, sepertinya mereka mengalami perselisihan mengenai sesuatu,” kata Wright.

Kantor pemeriksa medis akan mengkonfirmasi identitas jasad yang ditemukan.

“Saya tidak dapat memikirkan kejadian buruk yang terjadi dengan hilangnya seorang anak berusia 17 tahun pada Hari Ayah. Sebagai ayah dari seorang anak berusia 17 tahun, saya tidak dapat memikirkan hal yang lebih buruk daripada menghadapi hal itu, pada hari ini,” kata Sheriff Loudoun County Michael Chapman dalam konferensi pers.

Jaksa Agung Virginia Mark Herring mengeluarkan pernyataan berikut pada Sabtu malam: “Pusat ADAMS selalu menyambut saya dan begitu banyak di Northern Virginia seperti keluarga. Serangan yang tak terkatakan ini terasa seperti serangan terhadap seluruh komunitas kita. Tidak ada yang dapat dikatakan pada saat seperti ini, jadi kita semua harus melakukan yang terbaik untuk mencapai lingkungan mereka dengan cinta dan dukungan yang selalu mereka tunjukkan pada kita masing-masing.”

“Kami berdiri di sisi komunitas @ADAMSCenter_ dalam berkabung atas pembunuhan keji seorang gadis berusia 17 tahun yang cantik,” kata Reporter Barbara Comstock dalam akun Twitter-nya. (RoryA/IwanY)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

kereta ringan

DPR: Pemerintah Harus Tuntaskan Pembangunan LRT

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nusirwan Soedjono menilai, pemerintah harus menuntaskan pembangunan kereta ringan Light Rail Transit...
Imunisasi

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Sejumlah warga di Kota Depok kesulitan ingin mendapatkan imunisasi difteri program imunisasi tanggap kejadian luar biasa kasus difteri di Indonesia atau...
Setya Novanto diperiksa KPK 2

Ahli: Praperadilan Gugur Saat Hakim Membuka Sidang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ahli hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar menyatakan bahwa sidang praperadilan dapat gugur saat Majelis Hakim membuka...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...