Lagi, Wartawan Meksiko Dibunuh

0
14
jurnalis, wartawan
40 jurnalis dibunuh di Meksiko sejak 1992, dipastikan terkait dengan pekerjaan mereka. Ada 50 orang lagi yang dibunuh dalam periode yang sama karena alasan yang belum dijelaskan. (foto:Istimewa)

MEXICO CITY, SERUJI.CO.ID – Seorang wartawan dibunuh pada Sabtu (13/1) di Tamaulipas, negara bagian di Meksiko utara, menambah gelombang kekerasan di salah satu negara paling berbahaya bagi pekerja media.

Carlos Dominguez dibunuh pada Sabtu siang di kota Nuevo Laredo, kata para pejabat negara bagian itu dalam sebuah pernyataan. Kantor Kejaksaan Agung telah melancarkan proses investigasi untuk menentukan sebab-sebab pembunuhan tersebut, termasuk apakah hal itu terkait dengan pekerjaan Dominguez sebagai wartawan, demikian pernyataan tersebut.

Dominguez adalah wartawan independen yang menulis sebuah forum politik. Dalam salah satu tulisan yang disiarkan, ia menyebut kekerasan politik berkembang menjelang pemilihan presiden pada Juli.

Gubernur Tamaulipas, Francisco Garcia Cabeza de Vaca, mengutuk pembunuhan itu dalam cuitannya di Twitter.

“Kami sampaikan belasungkawa kepada keluarga wartawan Carlos Dominguez Rodriguez,” tulisnya.

“Komitmen saya kepada mereka dan komunitas wartawan di Tamaulipas ialah pelaku pembunuhan ini harus dihukum,” imbuhnya.

Sedikitnya 67 pekerja media dibunuh di seluruh dunia dalam kaitan dengan pekerjaan mereka pada tahun 2017, menurut Reporters Without Borders, grup advokasi, yang menyebut Meksiko negara paling berbahaya bagi wartawan di jagad belahan barat.

Penangkapan anggota Kongres Kantor kejaksaan Agung Guatemala membenarkan pada Sabtu (13/1) penangkapan anggota Kongres Julio Juarez Ramirez, yang dituduh merencanakan persekongkolan membunuh dua wartawan pada tahun 2015.

Para jaksa dan penyelidik Komisi Internasional terhadap Impunity di Guatemala mengatakan politisi itu mengatur serangan terhadap wartawan Danilo Efran Zapon Lopez dan Federico Benjamin Salazar Geranimo, yang dibunuh pada maret 2015.

Juarez ditangkap Sabtu pagi dekat rumahnya di distrik Suchitepaquez dan dibawa ke Guatemala City, ibu kota negara di Amerika tengah itu. Dia kukuh merasa tak bersalah sementara itu ia melaporkan ke pengadilan pada Sabtu siang.

“Dialah yang tak punya rasa takut, karena itulah saya di sini atas nama Tuhan, yang akan membersihkan segala sesuatunya,” kata Juarez kepada wartawan.

“Bicara kepada pers Suchitepaquez dan Anda akan menyadari bahwa saya tak pernah, tak pernah punya masalah dengan pers,” tambahnya.

Juarez pernah menjadi walikota San Antonio La Union dari tahun 2012 hingga 2015, sebelum meraih kursi di Kongres tahun depan. Menurut para penyelidik, Zapon, yang bekerja untuk surat kabar Prensa Libre, diserang karena dia membuat sebuah laporan tentang korupsi dalam pemerintahan Juarez.

Desember lalu, Juarez diberi sanksi oleh US Treasury berdasarkan Global Magnitsky Human Rights Accountability Act atas tuduhan dalam serangan tersebut.

Media lokal melaporkan pada tahun 2015 bahwa Juarez menyebut dirinya sebagai teman Zapon dan mengakui bertemu wartawan itu pada hari ia terbunuh.

“Karena itu mereka ingin menyelidiki saya, tetapi saya bebas dari keterlibatan dengan dia,” kata Juarez kepada media lokal. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...