Kasus Skandal Data Facebook, Zuckerberg Bersaksi di Hadapan Kongres AS

0
42
Mark Zuckerberg
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. (Foto: AP/The Telegraph)

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – CEO Facebook Inc Mark Zuckerberg berencana untuk memberi kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat, menurut sumber, Selasa (27/3).

Zuckerberg akhirnya tunduk pada tekanan dari anggota parlemen yang bersikeras agar dia menjelaskan bagaimana 50 juta data pengguna berakhir di tangan konsultasi politik.

Anggota parlemen di Amerika Serikat dan Eropa menuntut untuk tahu lebih banyak tentang praktik perlindungan data di perusahaan itu setelah “whistleblower” (peniup peluit) mengatakan konsultan Cambridge Analytica secara tidak sah mengakses data untuk menarget pemilih Amerika Serikat dan Inggris dalam pemilihan umum.

Facebook mengatakan perusahaan itu telah menerima undangan untuk bersaksi di hadapan Kongres dan bahwa mereka sedang berdialog dengan para legislator.

Saham Facebook ditutup turun 4,9 persen pada Selasa dan telah jatuh hampir 18 persen sejak 16 Maret, saat Facebook pertama kali mengakui bahwa data pengguna telah disalurkan dengan tidak semestinya pada Cambridge Analytica, yang disewa oleh Donald Trump pada kampanye presiden 2016.

Sektor teknologi turun 5,2 persen pada bulan Maret dan di jalur untuk bulan terburuknya sejak April 2016. Pelanggaran data telah meningkatkan kekhawatiran investor bahwa kegagalan perusahaan teknologi besar untuk melindungi keamanan data dapat menghalangi pengiklan dan mengarah ke peraturan yang lebih ketat.

“Komite terus bekerja dengan Facebook untuk menentukan hari dan waktu untuk Zuckerberg bersaksi,” kata Elena Hernandez, Juru bicara Komite Perdagangan dan Energi.

Pada hari yang sama, Zuckerberg menolak undangan anggota parlemen Inggris untuk menjelaskan kepada komite parlemen Inggris apa yang salah.

Perusahaan itu mengatakan akan mengirim salah satu wakilnya, menyebutkan bahwa pimpinan bidang teknologi Mike Schroepfer atau pimpinan bidang produk Chris Cox memiliki keahlian untuk menjawab pertanyaan tentang permasalahan yang kompleks.

Ketua panitia menyebut keputusan Zuckerberg “mengherankan” dan mendesaknya untuk berpikir lagi. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...