Gedung Putih Berharap Rencana Pertemuan Bersejarah Trump-Kim Terlaksana

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID – Gedung Putih pada Senin (12/3) mengaku berharap rencana pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dapat terlaksana.

Sementara itu, Pyongyang hingga kini belum berkomentar secara terbuka mengenai kemungkinan pertemuan kedua pemimpin.

Sebelumya pada pekan lalu, seorang delegasi dari Korea Selatan yang mengunjungi Korea Utara mengatakan bahwa Kim berharap bisa bertemu Trump dan presiden Korea Selatan untuk membicarakan masalah denuklirisasi.

Media Korea Utara membenarkan adanya kunjungan dari Seoul, namun tidak melaporkan isi pembicaraan dalam kunjungan itu.

“Tentu saja kami berharap akan terlaksana,” jawab juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders saat ditanya apakah diamnya Korea Utara berarti kemungkinan pertemuan antara Trump dengan Kim tidak akan terjadi

“Tawaran sudah disampaikan dan kami menerimanya. Korea Utara telah menjanjikan sejumlah hal dan kami berharap mereka bisa menepatinya. Jika demikian, maka pertemuan akan terlaksana sesuai rencana,” lanjut Sanders.

Pihak Korea Selatan mengatakan bahwa Pyongyang masih diam karena berhati-hati dalam menyiapkan pertemuan itu. Sementara Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengaku berharap bisa mendengar langsung dari Pyongyang.

“Kami belum menerima jawaban resmi dari rezim Korea Utara terkait pertemuan puncak Korea Utara dengan Amerika Serikat,” kata Baik Tae-hyun, juru bicara kementerian Unifikasi Korea Selatan.

“Saya menduga mereka menghadapi persoalan ini secara hati-hati dan butuh waktu untuk menyiapkan sikap,” kata dia.

Di sisi lain, Tillerson menegaskan bahwa sejumlah hal masih perlu dilakukan untuk menyepakati lokasi dan poin-poin perundingan.

“Ini masih dalam tahap awal. Kami belum mendengar langsung jawaban dari Korea Utara,” kata dia saat mengunjungi Nigeria. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.