YLKI: Pengedar Pil PCC Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

0
95
YLKI
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)

MEDAN – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara mengatakan para tersangka yang terbukti mengedarkan pil PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) dapat diancam dengan hukuman 15 tahun penjara.

“Karena, mengonsumsi pil PCC tersebut, sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan bisa juga menimbulkan kematian,” kata Ketua YLKI Sumut Abubakar Siddik di Medan, Senin (25/9).

Sehubungan dengan itu, menurut dia pemerintah melarang para apotek untuk memperjualkan pil PCC tersebut, karena banyak menimbulkan permasalahan dan juga meresahkan di kalangan masyarakat.

“Menelan pil PCC itu, juga banyak mengakibatkan para remaja mengalami gangguan jiwa, halusinasi, tubuh kejang, akibatnya meninggal dunia disebabkan over dosis,” ujar Abubakar.

Ia berharap para remaja, pelajar dan generasi muda agar menjauhi pil PCC itu, karena tidak memberikan manfaat bagi diri-sendiri, dan justru akan menimbulkan gangguan bagi kesehatan.

Para pelajar jangan berbuat nekat atau mencoba-coba menelan pil PCC itu, kalau tidak ingin menjadi korban dan berakibat meninggal dunia.

“Pokoknya, pil PCC tersebut harus dihindari demi keselamatan para generasi muda harapan bangsa,” ucapnya.

Abubakar mengatakan ratusan remaja di Kendari yang mencoba mengonsumsi pil PCC itu, terpaksa harus dirawat intensif di UGD rumah sakit di daerah tersebut.

Di antara remaja tersebut, ada yang tidak normal lagi cara berpikirnya, termenung, berontak dan terpaksa diikat, serta meninggal dunia karena terlalu banyak menelan pil PCC.

Peristiwa yang dialami para remaja di Kendari, janganlah sampai terjadi di Kota Medan dan harus diantisipasi peredaran pil PCC oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) bekerja sama dengan kepolisian.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

Lima Bakal Caleg DPR Ditemukan KPU Merupakan Mantan Koruptor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan lima bakal calon anggota Legislatif (Bacaleg) DPR yang didaftarkan partai politik merupakan mantan narapidana kasus korupsi. "Berdasarkan...

Fasilitas Tidak Standar di Sukamiskin Dibenarkan Dirjen PAS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di...
Febri Diansyah

Kalapas Sukamiskin Diketahui Terang-Terangan Minta Mobil dan Uang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein secara terang-terangan meminta mobil, uang dan sejenisnya...
kpk, komisi pemberantasan korupsi

KPK Temukan Penyalahgunaan Fasilitas Berobat di Sukamiskin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menemukan dugaan penyalahgunaan fasilitas berobat narapidana dalam proses penanganan kasus di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. "Kami...

Dugaan Narapidana Sukamiskin Keluar Lapas Sedang Didalami Kemkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) mendalami adanya dugaan narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, dapat masuk dan keluar lapas dengan...