Polisi Tangkap Penyebar Video KH Ma’ruf Amin Berkostum Sinterklas

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Video calon Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin berkostum sinterklas beredar di media sosial. Polisi sudah berhasil menangkap pelaku penyebar video, dan kini polisi masih terus memburu pelaku pembuat video tersebut.

“Pelakunya, saudara S, sudah ditangkap di Aceh Utara. Itu yang share, yang membagi-bagikan. Untuk yang membuatnya sedang kami kejar,” kata Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak kepada wartawan di Mapolda Aceh, jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh, Kamis (27/12).

Menurut Rio, polisi akan terus memburu pembuat video tersebut karena dianggap sudah menyebar ujaran kebencian. Ia mengultimatum kepada masyarakat agar tidak mencoba-coba membuat konten berisi ujaran kebencian.

“Kita tidak main-main dengan masalah itu, kita jangan mendeskreditkan, memberikan ujaran kebencian atau membuat orang lain menjadi tercela. Itu merupakan suatu tindak pidana. Dengan teknologi yang ada di kepolisian akan terungkap. Jadi jangan main-main dengan masalah IT,” tegas Rio.

Polisi akan memburu semua yang terlibat dalam video ujaran kebencian tersebut. Terlebih yang menjadi korban video tersebut adalah calon wakil presiden.

“Akan kita tangkap semua. Kalau mereka ini memang ada indikasinya menyebarkan hoaks kita tidak main-main. Bukan hanya tingkat Polda Aceh, ini skalanya nasional. Itukan calon wakil presiden, kita tidak boleh membuat hoaks atau yang bisa mendeskreditkan salah pasangan calon,” ujarnya.

Pelaku S ditangkap polisi di Aceh Utara dan kini diamankan di Mapolres Lhokseumawe. Ia dibekuk pada Rabu (26/12) kemarin. Polisi menuturkan S diduga sebagai orang yang mengupload video tersebut.

Sebelumnya, beredar video KH Ma’ruf Amin mengenakan kostum sinterklas saat mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru.

Video itu merupakan hasil editan dari video KH Ma’ruf Amin saat mengucapkan selamat Natal yang juga sempat beredar di media sosial. Dalam video aslinya, KH Ma’ruf mengenakan baju khasnya, yakni kemeja putih dipadukan jas hitam, serban putih dan peci. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy