Polisi Kepri Tetapkan Enam Tersangka Penyelundup Bahan Baku Pil PCC

0
79
Ilustrasi.

BATAM – Polres Bintan dan Polda Kepri sudah menetapkan enam tersangka penyelundupan 12 ton bahan pil PCC (paracetamol caffeine carisoprodol) yang hendak dikirimkan ke Jakarta pada 2 September 2017.

“Kasus ini sudah dikembangkan, enam orang masing-masing MA, RS Alias F, BH Alias T, E, LS, dan B yang memiliki peran berbeda-beda,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian di Batam, Rabu (20/9).

Sam mengatakan MA merupakan pemilik barang, RS Alias F adalah orang yang dipercaya MA untuk mengirim barang dari Singapura ke Jakarta, BH alias T orang kepercayaan FE sebagai pengangkut barang dari Gudang Bina Uma Batu Aji ke Gudang Tiban Mas Asri, Sekupang Kota Batam, E selaku orang kepercayaan FE untuk mengangkut barang dari Batam ke Jakarta.

Selanjutnya LS sebagai orang kepercayaan EF dan orang yang menerima barang di Gudang Tiban Mas Asri, terakhiir B selaku orang yang membawa barang dari Gudang Tiban Mas Asri ke Pelabuhan Rakyat Telaga Punggur, selanjutnya menuju Pelabuhan Pasar Baru Tanjung Uban, lalu menuju ke Pelabuhan Sribayintan, Kijang.

“Barang tersebut dari India, dibawa menuju Singapura, Batam, Bintan, dan selanjutnya hendak dikirim ke Jakarta,” kata dia.

Ia mengatakan, sebagian besar barang yang diamankan tersebut merupakan carisoprodol yang merupakan bahan baku pembuat PCC yang membuat penggunannya seperti gila.

“Kami sangat serius menangani kasus ini. Karena ada kemungkinan bahan baku yang digunakan untuk membuat PCC pada sejumlah lokasi yang digerebek polisi dipasok dari sini,” kata dia.

Dalam dokumen impor, kata dia, pengimpor mencantumkan bahwa barang tersebut merupakan suku cadang kendaraan bermotor.

“Kami juga menyelidiki mengapa ini bisa lolos. Karena sudah jelas-jelas importir memalsukan dokumen impornya,” kata Sam.

Selain mengamankan 480 drum berwarna biru berisi serbuk berwarna putih yang diduga bahan baku obat dengan total berat keseluruhan 12 ton, polisi juga menyita tiga unit truk yang digunakan sebagai alat angkut, tujuh telepon gengam milik pelaku. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...