KPK Dalami Pembelian Alphard Dalam Kasus Eddy Rumpoko

0
86
Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu yang kena OTT KPK di Batu, Sabtu (16/9). (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami informasi pemberian dan kepemilikan mobil Toyota Alphard Wali Kota Batu nonaktif Eddy Rumpoko dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Batu Tahun 2017.

“Kami konfirmasi kembali secara lebih rinci terkait dengan proses pemberian untuk kebutuhan pembayaran mobil Alphard warna hitam tersebut dan juga penguasaan kepemilikan dan hal-hal lain yang relevan terkait dengan keberadaan mobil,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Senin (16/10).

Terkait kasus itu, kata Febri, terdapat pemberian suap yang tidak hanya dalam bentuk uang tetapi pembayaran mobil Toyota Alphard tersebut.

Loading...

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut. Diduga sebagai pihak pemberi, yaitu pengusaha Filipus Djap.

Sedangkan diduga sebagai pihak penerima, yakni Wali Kota Batu nonaktif Eddy Rumpoko dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setyawan.

Sementara itu dalam penyidikan kasus itu, KPK merencanakan akan menjemput paksa Lila Widya, Sekretaris Pribadi Eddy Rumpoko.

“Penyidik sudah dua kali memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa tetapi kedua panggilan tersebut tidak dihadiri tanpa keterangan. Pertama, untuk pemeriksaan pada Kamis (28/9) dan kedua untuk pemeriksaan Sabtu (30/9) di Polres Batu,” kata Febri.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU