Pada 2017, setidaknya KPK sudah melakukan OTT terhadap lima orang kepala daerah lain yaitu Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti pada 21 Juni 2017. Ia selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pada proyek peningkatan jalan TES-Muara Aman dan proyek peningkatan jalan Curup Air Dingin Kabupaten Rejang Lebong.
Selanjutnya KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pamekasan Achmad Syafii pada 1 Agustus 2017. Syafii menjadi tersangka kasus dugaan suap untuk menghentikan penanganan kasus korupsi penyelewengan dana desa.
KPK juga menangkap Wali Kota Tegasl Siti Masitha Soerparno pada 29 Agustus 2017. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengelolaan dana jasa pelayanan RSUD Kardinah Kota Tegal Tahun 2017 dan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kota Tegal tahun 2017.
Keempat, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen pada 13 September 2017. Ia OK Arya menjadi tersangka kasus suap pengerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara tahun 2017.
Terakhir, KPK melakukan OTT terhadap Wali Kota Batu Eddy Rumpoko pada 17 September 2017. Eddy menjadi tersangka dugaan suap proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair di Pemkot Batu tahun anggaran 2017 senilai Rp5,26 miliar. (Ant/SU01)
