Dua Ekor Gajah TSI Cisarua Hibur Pengunjung ‘Bogor Fest 2019’

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Dua ekor gajah betina asal Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua Bogor, Iweng (50) dan Tati (27) membuat heboh para pengunjung acara ‘Bogor Fest 2019’ di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, Ahad (7/4).

Selain menghibur pengunjung, dua gajah yang ditunggani wanita cantik ini juga menyambut kedatangan Bupati Bogor Ade Yasin dan perwakilan kedutaan besar, yakni Duta Besar Republik Kuba, Nirsia Castro dengan cara mengalungkan bunga ke leher.

Iweng dan Tati kali ini tampil menghibur di tempat yang tidak biasanya.

Hal itu membuat tim TSI Cisarua Bogor membutuhkan waktu untuk memberikan pelatihan. Bahkan latihan masih dilakukan sampai keduanya tiba di Stadion Pakansari pada, Sabtu (6/4).

Humas TSI Cisarua Bogor, Yulius Suprihardo mengatakan, keduanya diangkut ke Stadion Pakansari Cibinong menggunakan mobil khusus milik TSI Cisarua Bogor.

Keduanya dipertunjukan ke pengunjung ‘Bogor Fest 2019’ bersama penunggang dan pelatihnya, yang juga berasal dari TSI Cisarua Bogor.

“Ada pelatihan terlebih dahulu. Begitu juga saat sudah di venue acara,” kata Yulius lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Rahmat Sudjana menjelaskan bahwa gajah asal TSI Cisarua Bogor itu dihadirkan atas kontribusi para stakeholder Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“TSI menurunkan gajah untuk pengalungan bunga kepada bupati dan duta besar. Hotel Seruni menampilkan Barong Bali. Dari Jungle Land menampilkan tim-tim kreatif,” ungkapnya.

Sebanyak 40 kecamatan di Kabupaten Bogor Jawa Barat juga mempertunjukkan masing-masing kekhasan kesenian daerah masing-masing.  Rahmat menyebutkan pula ada sekitar 70 penampilan seni pada kegiatan yang digelar sejak pagi hingga sore hari itu.

Selain stakeholder swasta, sebanyak 16 kedutaan besar dari negara sahabat juga menghadiri kegiatan yang dilakukan sebagai upaya menginformasikan kebudayaan Kabupaten Bogor ke masyarakat mancanegara.

“Untuk melestarikan budaya. Untuk mendatangkan wisatawan, kunjungan dari daerah-daerah lain. Baik nasional maupun internasional. Dengan mereka datang, mereka lihat dan menginformasikan ke masyarakat di negaranya,” ujarnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Lima Macam Riba Yang Diharamkam