Usai Mencoblos, Dedi Mulyadi Pilih Bersantai di Sawah


PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memilih bersantai di areal sawah miliknya, usai menggunakan hak suaranya pada Pilgub Jabar di Kabupaten Purwakarta, Rabu (27/6).

Usai mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 06 Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta, Dedi langsung ke Desa Nagrog, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta untuk menjalankan aktivitas pertanian.

Mantan bupati Purwakarta itu memiliki sawah dan hewan ternak di desa itu. Ada juga beberapa kolam ikan miliknya di desa tersebut.

“Kita mah santai saja, ini mengisi waktu sambil menunggu perhitungan suara. Siang ini baru kita cek hasil hitung cepat,” katanya.

Menurut dia, hasil pengitungan suara tidak perlu dikawal di Posko Pemenangan. Dirinya cukup memantau melalui gadget miliknya untuk menyaksikan hitung cepat yang dilakukan tim pemenangan.

Menurut Ded, tim internalnya sedang melakukan hitung cepat hasil pencoblosan di TPS seluruh Jawa Barat, sehingga, pemenang Pilgub Jawa Barat bisa segera diketahui.

Pilgub Jawa Barat sendiri diikuti empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur. Keempatnya ialah pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (PPP, PKB, NasDem, dan Hanura) serta pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Gerindra, PKS, dan PAN).

Dua pasangan lainnya, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (PDIP) serta pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Partai Golkar dan Demokrat). (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close