Tokoh Terpecah, Pilgub Jatim Lahirkan Oportunis Politik NU

1
184
Dr. Suparto Wijoyo

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Munculnya dua kader Nadhlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jawa Timur 2018, bakal memicu tumbuhnya oportunis politik terhadap warga nahdliyin. Hal Ini menyebabkan terlihat syahwat warga NU untuk berpolitik tak terbendung lagi.

Demikian disampaikan pengamat politik dan hukum dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang juga kader NU, Suparto Wijoyo.

Kini, kata Suparto, sebagian besar tokoh-tokoh NU sudah menjadi utusan politik demi kekuasaan sebagai sumber kehidupaan.

“Syahwat politik warga NU dan tokoh-tokoh NU sudah tak terkendalikan lagi. Sehingga secara psikologis melahirkan oportunis politik yang bisa membahayakan NU ke depan, karena kesulitan menciptakan kader berintegritas politik yang baik,” kata Suparto, dikonfirmasi, Selasa (14/11).

Suparto menyayangkan adanya fenomena yang menimpa warga dan tokoh nahdliyin. Sebab, kata dia, kader-kader NU di berbagai daerah di Jatim tidak malu, bahkan justru menunjukkan sikap oportunis politik jelang Pilgub Jatim.

“Sekarang ini kemenangan besar NU karena siapapun yang jadi Gubernur Jatim ke depan adalah orang NU. Makanya ketika sudah dekat kekuasaan mereka siap memberi dalil kebangsaan untuk memperkuat,” kata Suparto.

Sejak era reformasi, lanjut Suparto, NU lebih fasih bicara politik dari pada bicara di luar koridor politik. Akibatnya, warga nahdliyin di lapisan bawah merasa jenuh dengan sikap politik para tokoh-tokoh NU.

Sejatinya, kata Suparto, tokoh-tokoh NU fokus di ranah keagamaan dengan meramut mushola dan masjid sebagai pusat syiar dan dakwah sebagaimana khittoh NU untuk kemaslahatan ummat. Namun kini telah berbeda, tokoh-tokoh NU mulai berpolitik untuk kekuasaan.

“NU sekarang seolah-olah menjadi bagian organ negara, sehingga boleh menghakimi pihak lain yang seolah-olah berseberangan dengan pemerintah,” kata Suparto. (Amal/Hrn)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Wapres KAHMI

Tutup Munas Kahmi Ke- 10, Ini Pesan Wapres Jusuf Kalla

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla meminta organisasi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) dapat menonjolkan intelektualisme kecendekiawanan. Kalau berbicara dengan batas...
Danau Lawutung

Eksotis, Danau Lawutung Masih Menyimpan Mistis

SUMBA, SERUJI.CO.ID - Danau Lawutung yang terletak di desa Kadahang kecamatan Hahar, kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu danau yang berada...

KNPI NTT Minta Novanto Kooperatif Hadapai Proses Hukum

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Kasus Korupsi KTP-el yang menimpa Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, jadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...

KANAL WARGA TERBARU

image4214

USULAN REMBAG EKONOMI UMAT Versi II

DEPO MUSLIM INDONESIA Barang Warung Harga Grosir Bentuk : Koperasi Jasa Bidang : Distribusi Anggota : 1. Pemilik Warung/usaha retail muslim 2. Produsen muslim Spesialisasi Depo dan Distribusi Modal : 1. Stok Barang...
Doa Bisa Simalakama

Doa Bisa Simalakama

Doa bisa dipandang dari dua aspek. Pertama, doa dilihat dari aspek FUNGSInya. Kedua, doa dilihat dari aspek ISInya. Dilihat dari sisi FUNGSInya, doa adalah ibadah....
VIR

Belajar dari “HUKUM OHM”, Selamat datang Masalah

Jamak kita temui, hampir setiap orang yang menghadapi masalah terlihat kusut di wajahnya. Pada tingkatan tertentu, ada sebagian orang bahkan sampai stres dalam menghadapi...