Timses: Tidak Sulit Perbaiki Kelengkapan Berkas Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Perbaikan kelengkapan berkas persyaratan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno sudah beres lebih awal. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti, Hikmah Bafaqih, Jumat (19/1).

“Pada prinsipnya apa yang kurang langsung diperbaiki, bahkan kekurangan dokumen tidak banyak,” kata Hikmah kepada wartawan, Jumat (19/1).

Lebih lanjut, Hikmah mengaku tidaklah sulit memperbaiki kelengkapan berkas persyaratan Gus Ipul-Puti Soekarno.

“Kami telah memiliki tim khusus untuk menyempurnakan kelengkapan berkas masing-masing calon,” ungkapnya.

“Memang Peraturan KPU dirancang sedemikian untuk memberikan kebijakan kepada setiap calon agar bisa memperbaiki kekurangan syarat tersebut,” imbuh Ketua Fatayat Jatim ini.

Baca juga: Kelengkapan Berkas Gus Ipul-Puti Telah Diserahkan ke KPU Jatim

Berikut daftar berkas yang dilakukan perbaikan:

Saifullah Yusuf:
– SK tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan
– SK dari pengadilan negeri yang menyatakan bahwa tidak sedang dicabut hak pilihnya
– SK dari pengadilan negeri yang menyatakan bahwa tidak sedang memiliki tanggungan hutang yang merugikan keuangan negara
– Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK)
– SK sedang tidak dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan.

Puti Guntur Soekarno:
– Model BB.2 KWK
– SK tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan
– SK dari pengadilan negeri yang menyatakan bahwa tidak sedang dicabut hak pilihnya
– SK dari pengadilan negeri yang menyatakan bahwa tidak sedang memiliki tanggungan hutang yang merugikan keuangan negara
– Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK)
– Surat tanda terima penyerahan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) dari KPK
– SK sedang tidak dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan
– Tanda terima penyampaian SPT Pajak Wajib pajak orang pribadi
– Tanda bukti tidak mempunyai tunggakan pajak
– Fotokopi Ijazah/STTB yang telah dilegalisasi oleh instansi yang berwenang

(Devan/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

Bela UAS, Netizen Indonesia Banjiri Akun Medsos Pejabat Singapura

SERUJI.CO.ID - Akun media sosial Presiden Singapura Halimah Yacob...

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Sudah 2 Minggu Jari Kaki Terasa Kebas, Apa Sebabnya?

Mengapa jari kaki saya berasa kebas/baal sdh 2 minggu dan ga hilang kebasnya .. sy sdh minum obat neutotopik dan kaki saya jg spt ketarik dr mulai pinghul hingga ke tungkai

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O