Sudrajat: Siap Menang Siap Kalah


BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat menyatakan dirinya memegang komitmem siap menang dan siap kalah dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023.

“(Komitmen siap menang dan kalah) Itu saya kira semua pasangan calon bukan saya saja. Kita ikut ke pilkada itu siap menang dan kalah. Tidak ada masalah, itu wajar ada yang menang dan kalah,” kata Sudrajat usai mencoblos di TPS 27 RT 01-05 RW 09 Kelurahan Hergamanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Rabu (27/6).

Sudrajat yang berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Ahmad Syaikhu ini juga mengajak seluruh warga Jawa Barat yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) untuk menggunakan hak pilihnya di Pilgub Jawa Barat.

“Insya Allah masyarakat Jawa Barat, hari ini akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT untuk memilih pemimpin yang terbaik. Semuanya telah kita terangkan, jelaskan ke masyarakat. Sekarang masyarakat tinggal berkidmat untuk memilih pemimpin di Jawa Barat. Mari kita ramai-ramai datang ke TPS,” kata dia.

Selama menjalani masa kampanye sejak Februari 2018, kata Sudrajat, dirinya mengaku belum menemukan kasus pelanggaran kampanye pilkada Jawa Barat.

“Alhamdulillah selama masa kampanye, saya melihat tidak ada hal-hal yang luar biasa. Memang ada hal-hal melanggar rambu-rambu tapi semuanya bisa diselesaikan dan tidak ada yang dituduh pelanggaran pidana hingga mendiskualifikasi calon,” katanya.

Dia menambahkan usai memberikan hak suaranya di Pilgub Jawa Barat 2018, Sudrajat akan langsung berkumpul dengan cucunya.

“Setelah ini, saya akan ke rumah, rileks. Mau jalan-jalan sama cucu saya, mereka sudah menunggu saya di Rumah Mode,” kata Sudrajat didampingi istrinya usai mencoblos di TPS 27.

Sudrajat yang mengenakan pakaian batik biru tua dan peci hitam tiba di TPS 27 yang warna tendanya didominasi warna merah dan kuning tua sekitar pukul 09.43 WIB didampingi istrinya Sally Salziah.

Usai menyerahkan formulir C 6 kepada petugas TPS, Sudrajat menunggu di kursi yang telah disediakan di dalam TPS.

Setelah itu, Sudrajat dan istri dipanggil oleh Ketua TPS 27 dan diberikan surat suara kemudian mereka mencoblos di dalam bilik suara.

“Alhamdulillah, setelah sekian lama saya berkeliling ke seluruh Jawa Barat, hari ini kita bisa melaksanakan pemungutan suara Pilgub Jawa Barat. Semoga datang ke TPS untuk memberikan hak suara atau politiknya,” katanya.

Sebelum mencoblos, Sudrajat melakukan lari pagi bersama tiga orang cucunya di sekitar Kawasan Hegarmanah Kota Bandung. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close