Real Count KPU: Jokowi Menang Besar di Pulau Dewata, Prabowo Unggul Telak di Ranah Minang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf sementara masih unggul dari pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga secara nasional.

Hal itu berdasarkan data yang dipantau SERUJI, Rabu (24/4) pukul 14.30 WIB dalam sistem informasi perhitungan suara (Situng) KPU yang dapat diakses publik secara transparan di pemilu2019.kpu.go.id.

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (24/4/2019) pukul 14.30 WIB secara Nasional.

Dari jumlah suara yang telah masuk ke Situng KPU sebanya 44.339.685 suara, yang berasal dari 235.823 TPS dalam dan luar negeri (28,99% dari total TPS), Jokowi-KH Ma’ruf berhasil meraup dukungan sebanyak 24.707.131 suara (55,72%). Sementara, Prabowo-Sandiaga baru berhasil meraih dukungan sebanyak 19.632.554 suara (44,28%).

Peta Dukungan Pilpres 2019 di Dua Provinsi: Ranah Minang dan Pulau Dewata

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (24/4/2019) pukul 14.30 WIB untuk Sumbar dan Bali berdasar persentase.

Yang menarik, jika dilihat data dari perolehan suara di masing-masing provinsi, terlihat ada dua provinsi yang masing-masing paslon mendapatkan dukungan telak dari lawannya, yakni di Sumatare Barat dan Bali.

Di Sumatera Barat, dari jumlah suara yang telah masuk sebanyak 1.687.711 suara, Prabowo-Sandiaga berhasil menang telak, dan akan sulit terkejar oleh Jokowi-KH Ma’ruf dari jumlah data yang telah masuk tersebut (DPT Sumbar 3.718.003).

Prabowo-Sandiaga di provinsi yang dikenal sebagai Ranah Minang ini, meraih dukungan 1.463.416 suara (86,71%), sementara Jokowi-KH Ma’ruf hanya mengumpulkan 224.295 suara (13,29%).

Sebaliknya, di provinsi Bali yang memiliki DPT 3.130.288, dengan jumlah suara yang masuk telah mencapai 1.207.650 suara, justru pasangan 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin yang meraih keunggulan telak dari Prabowo-Sandiaga.

Di Provinsi yang disebut Pulau Dewata ini, Jokowi-KH Ma’ruf mampu mendulang 1.120.075 suara (92,75%), sementara Prabowo-Sandiaga hanya mampu mengumpulkan dukungan sebanyak 87.575 suara (7,25%).

Dari Gabungan Suara di Sumbar dan Bali, Prabowo-Sandiaga Unggul di 53,57 Persen

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (24/4/2019) pukul 14.30 WIB untuk Sumbar dan Bali berdasar persentase.

Namun, jika jumlah suara yang sudah masuk dari kedua provinsi ini dijumlahkan, yang totalnya mencapai 2.895.361 suara, maka terlihat pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga masih lebih unggul dari Jokowi-KH Ma’ruf.

Prabowo-Sandiaga mampu meraup sebanyak 1.550.991 suara (53,57%) dari kedua Provinsi ini, sementara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf tertinggal dengan suara yang berhasil dikumpulkan sebanyak 1.344.370 suara (46,43%).

Berikut Tabel Perolehan Suara di Sumbar dan Bali Berdasar Real Count KPU 24 April 2019 Pukul 14.30 WIB

WILAYAHJOKOWIPRABOWOTotalJOKOWIPRABOWO
SUMBAR224.2951.463.4161.687.71113,29%86,71%
BALI1.120.07587.5751.207.65092,75%7,25%
Total1.344.3701.550.9912.895.36146,43%53,57%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.