MENU

Prabowo-Sandi Siap Paparkan Cara Meningkatkan Rasio Pajak 16 Persen

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden-Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menyatakan siap memaparkan langkah-langkah untuk meningkatkan rasio pajak (tax ratio) sebesar 16 persen dalam waktu dekat.

“Tidak bisa saya paparkan secara singkat dengan cara door stop di sini. Karena pemaparannya butuh waktu sekitar 40 menit atau lebih,” kata Sandiaga, saat dicegat wartawan di sela kegiatan kampanyenya di Surabaya, Sabtu (19/1) petang.

Sandiaga menjanjikan akan memberikan pernyataan secara menyeluruh dalam waktu dekat terkait tekad Prabowo-Sandi yang jika dipercaya memimpin Indonesia melalui Pemilu Presiden 2019 akan meningkatkan rasio pajak sebesar 16 persen.

Ia mengungkapkan rasio pajak, yang merupakan jumlah pajak pada suatu masa dibagi atau dibandingkan PDB pada masa yang sama di Indonesia selama ini selalu terus menurun.

Baca juga: Pengamat: Janji Prabowo Naikkan Tax Ratio Inkonsisten dengan Turunkan PPh

“Ekonomi selama ini berkembang, tapi belum ada reformasi pajak seperti yang dijanjikan. Di bawah Prabowo-Sandi, kita akan tingkatkan itu,” katanya.

Ia memastikan langkah-langkah peningkatan rasio pajak sebesar 16 persen itu akan disampaikan kepada publik segera dalam waktu dekat.

“Mungkin satu atau dua hari ke depan, setelah saya menyelesaikan kunjungan dari Jawa Timur, akan saya paparkan langkah-langkahnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam debat perdana Pilpres 2019, Prabowo Subianto berbicara mengenai visinya untuk membentuk birokrasi yang bersih dari korupsi. Ia akan meningkatkan gaji birokrat, namun apabila masih ada yang korupsi, hukuman berat menanti.

Baca juga: Berubah dari “Adil Makmur” ke “Indonesia Menang”, Inilah Visi-Misi Baru Prabowo-Sandi

“Kita akan menaikkan gaji birokrat. Kalau dia masih melakukan korupsi, kita bisa tindak sekeras-kerasnya. Kita bisa contoh negara lain, seperti melakukan pekerjaan tambang pasir terus menerus,” ujar Prabowo dalam arena debat kandidat perdana Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Kamis (17/1).

Prabowo mengatakan akar persoalan korupsi merupakan gaji birokrat yang begitu rendah. Hal ini adalah hal yang menurutnya harus diperbaiki.

“Untuk meningkatkan itu dari mana? Saya akan meningkatkan tax ratio,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyatakan akan memperkuat KPK. Bahkan KPK di daerah akan dibuka. (Ant/SU05)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER