Bandara Soekarno-Hatta Layani Penerbangan Haji Dari Empat Embarkasi

TANGERANG, SERUJI.CO.ID – PT Angkasa Pura II (Persero) menyiapkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk melayani transportasi udara penyelenggaraan penerbangan haji pada tahun 2019 (1440 H) dari empat embarkasi, yakni Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta dan Lampung.

Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang di Tangerang, Sabtu (6/7) mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan petugas khusus yang akan melayani penerbangan jamaah haji yang berasal dari empat embarkasi tersebut.

“Seperti tahun sebelumnya, pencapaian kinerja kami setiap tahun selalu meningkat. Tahun ini kami rencananya akan melayani 631 kloter. Kami optimis tahun ini ada peningkatan pelayanan terhadap jamaah haji ketika berada di bandara,” jelasnya.

Untuk memberikan pelayanan dan kelancaran operasional, PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai pengelola telah bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan musim haji.

“Tentu ini menjadi sangat penting buat kami untuk melayani jamaah haji yang akan beribadah, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik pada tahun ini,” tambahnya.

Untuk diketahui, angkutan pelayanan musim haji tahun ini PT Angkasa Pura II (Persero) telah mempersiapkan lounge umrah.

Gedung khusus tersebut berada di ujung Terminal 2D yang telah direvitalisasi menjadi lounge yang memiliki kapasitas 1.500 orang, memiliki fasilitas toilet, Musholla, 15 loket Imigrasi/Pre Clearence System khusus di Terminal 2D untuk percepatan layanan keimigrasian Arab Saudi.

Seperti tahun 2018, pada tahun ini juga pengurusan dokumen Keimigrasian Arab Saudi dilakukan di negara keberangkatan, tidak lagi di negara tujuan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER