Pilkada 2018, PBNW Resmi Ajukan Tiga Kader Terbaiknya

MATARAM – Organisasi masa Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat, Nahdatul Wathan (NW), secara resmi mengusung tiga kader terbaiknya untuk bertarung pada Pilkada Gubernur, Bupati dan Wali Kota pada 2018 mendatang. 

Ketiganya adalah TGH Hasanain Djuaini, bakal calon bupati Lombok Barat, HM Syamsul Luthfi, bakal calon bupati Lombok Timur dan Hj Siti Rohmi Djalilah sebagai bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Kepastian tersebut diperoleh setelah organisasi yang dipimpin Tuan Guru Bajang HM Zainul Majdi itu, melakukan rapat konsolidasi yang dirangkai dengan halal bi halal dengan pengurus NW se-NTB, di Gedung Hakka, Lombok Barat, Kamis (6/7) pagi tadi.

“Setelah melakukan musyawarah dengan jajaran pengurus, maka kita telah menyepakati untuk mengusung tiga kader terbaik NW,” Kata Zainul Majdi, dihadapan ratusan pengurus yang hadir.

Keputusan untuk mencalonkan ketiganya, berdasarkan pertimbangan yang sudah matang. Selain karena aspirasi dari jamaah yang cukup kuat untuk mengusung kader NW, ketiga sosok itu dinilai memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memimpin.

Senada dengan Majdi, Ketua Dewan Tanfidziah Nahdatul Wathan, TGH Mahally Fikri menganggap munculnya figur calon pemimpin dari kalangan NW membuktikan keberhasilan kepemimpinan kader NW sebelumnya dalam memimpin daerah.

“Jangan lagi bertanya apa yang bisa kita dapatkan dari NW, karena saya yakin semua yang hadir di sini telah mendapatkan manfaat dari NW. Tinggal sekarang, apa yang ingin kita berikan untuk NW,” Kata Mahally.

Untuk itu, sambungnya, Jamaah NW harus sami’na wa atho’na terhadap keputusan organisasi. Tidak perlu bertanya dan terlalu banyak diskusi.

“Apa yang diputuskan oleh pengurus, itulah yang kita laksanakan. Harus kompak,” tegasnya.

Sementara itu, bakal calon gubernur NTB, Hj Siti Rohmi Djalilah mengaku bangga dengan kepercayaan yang diberikan organisasi kepadanya. Ia berjanji, akan menjaga amanah tersebut sebaik mungkin.

“Sebagai seorang perempuan, ya Alhamdulillah telah dipercaya oleh organisasi. Kita harus buktikan bahwa perempuan itu bisa bersaing dengan laki-laki. Perempuan itu kuat,” cetusnya.

Kakak kandung Gubernur NTB ini juga berjanji akan melanjutkan ikhtiar TGB dalam melanjutkan pembangunan.

“Saya tidak punya visi misi yang terlalu muluk-muluk. Yang jelas saya akan melanjutkan pembangunan yang telah dirintis TGB,” pungkasnya. (SyamsulB/IwanY)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER