Petinggi Golkar Hari ini Jadi Saksi Sidang Korupsi KTP-el

0
76
setya novanto, setnov
Setya Novanto, Tersangka Kasus KTP-el (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Sidang lanjutan kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (KTP-el) hari ini, Kamis (6/4), akan menghadirkan 9 saksi untuk didengar kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Sebanyak 3 dari 9 saksi adalah petinggi Partai Golkar, yaitu Setya Novanto yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Golkar dan Ketua DPR RI,  Ade Komarudin yang menjabat Dewan Pembina Partai Golkar, serta Markus Nari yang menjabat Wakil Sekjen bidang infrastruktur dan transportasi Pengurus Harian Golkar.

Humas Pengadilan Tipikor menginformasikan bahwa para saksi akan memberikan kesaksiannya untuk terdakwa Irman mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dan Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Dukcapil dalam proyek KTP-el.

Dalam kasus korupsi proyek KTP-el ini, Setya Novanto yang saat itu menjabat ketua Fraksi Partai Golkar, disebut terlibat sebagai pihak yang ikut mengarahkan untuk memenangkan perusahaan tertentu.

“Terdakwa I Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan terdakwa II Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Dukcapil Kemendagri 2011 bersama-sama dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku penyedia barang/jasa pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Isnu Edhi Wijaya selaku Ketua Konsorsium Percetakan Negara RI (PNRI), Diah Anggraini selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Setya Novanto selaku Ketua Fraksi Partai Golkar dan Drajat Wisnu Setyawan selaku Ketua panitia pengadaan barang dan jasa pekerjaan KTP elektronik (KTP-E) 2011-2012 telah mengarahkan untuk memenangkan perusahaan tertentu yaitu untuk memperkaya para terdakwa dan orang lain,” bunyi dakwaan Jaksa KPK yang dibacakan ketua jaksa penuntut umum KPK Irene Putri di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, pada hari Kamis 9 Maret 2017 yang lalu.

Selain ketiga petinggi Partai Golkar tersebut, juga akan memberikan kesaksian mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, serta saksi lain; Dudy Susanto, Anang Sugiana, Suciati, Evi Andi Noor Alam, Johares Richard Tanjaya, dan Yimmmy Iskandar Tedjasusila.

EDITOR: Harun S

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...