Pengamat: Hentakan Politik Warnai Kontestasi Pilkada Jatim

0
60
Kekayaan Gus Ipul
Saifullah Yusuf alias Gus Ipul (kiri) dan Khofifah Indar Parawansa (kanan)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengamat politik asal Universitas Airlangga Surabaya Haryadi menilai dinamika kontestasi Pilkada Jawa Timur 2018 diwarnai hentakan-hentakan politik yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

“Pilkada Jatim juga tak pernah ada rujukan bandingan dengan pilkada di tempat lain atau pun pada waktu lain di Indonesia,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (13/1).

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut menyampaikan hentakan-hentakan terjadi sejak awal proses pencalonan kandidat saat menjelang hingga setelah mendapatkan rekomendasi dari partai polisik.

“Seperti saat Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim dua periode mendampingi Soekarwo terkesan kuat akan mendapat tongkat estafet berupa dukungan maju,” ucapnya.

Menurut dia, beberapa kali Pakde Karwo berupaya menarik Gus Ipul agar masuk ke Partai Demokrat, tapi selalu ditolak Gus Ipul karena merasa tetap nyaman sebagai representasi NU.

Hentakan lainnya, kata dia, saat Gus Ipul bersama Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj menjadi inisiator yang berperan paling utama dalam meyakinkan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla untuk menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

Termasuk serangkaian kegiatan seminar dan sekumpulan karya tulis dirancang oleh Gus Ipul hingga sampai pada kesimpulan bahwa hari lahir Pancasila adalah mengacu saat pertama kali istilah Pancasila dicetuskan oleh Bung Karno pada 1 Juni 1945.

“Proses inilah yang menyambung-batinkan kembali antara Gus Ipul dengan Bu Mega (Ketua Umum PDIP). Tak banyak tahu bahwa Gus Ipul adalah anak angkat Bu Mega yang dititipkan secara khusus oleh Gus Dur,” katanya.

Bagi orang lain yang tak paham hubungan sejarah Gus Ipul dengan Mega, lanjut dia, pasti awalnya tak percaya kalau Gus Ipul akan mampu dapat rekom sebagai Calon Gubernur Jatim dari PDI Perjuangan.

“Bahkan, Pakde Karwo pun tak pernah percaya kalau Gus Ipul akan bisa mendapat rekom dari PDI Perjuangan. Secara simultan, komunikasi dan hubungan dengan partai-partai di luar PDI Perjuangan pun dijalankan oleh Gus Ipul,” katanya. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...