Padi Probumi Janjikan 27 Juta Suara untuk Prabowo-Sandi, Begini Rinciannya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sedikitnya 1.000 orang yang mengatasnamakan Prabowo-Sandi Pro Buruh Migran Indonesia (Padi Probumi) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/10).

“Kami, Padi Probumi, siap memenangkan Prabowo-Sandi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, khususnya dari pemilih di luar negeri,” kata Ketua Umum DPP Padi Probumi, Luthfi Sungkar.

Luthfi mengatakan, pihaknya telah memasang spanduk di Kuala Lumpur, Malaysia, pekan depan menyusul wilayah lainnya.

“Kalau kemarin ke Kuala Lumpur, pekan depan ke wilayah lain, Malaysia Timur, dan Timur Tengah,” kata Luthfi.


Anggota Pengusaha Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) ini mengatakan, jumlah buruh migran di luar negeri cukup signifikan. Mencapai sembilan juta orang. Terbesar berada di Malaysia sebanyak 2,7 jiwa.

“Kemudian, Arab Saudi terbesar kedua 988 ribu, UEA (Uni Emirat Arab) 600 ribu,” jelasnya mengutip data Bank Dunia 2016.

BACA JUGA:  Pemeriksaan Polisi: Pelaku Pengibaran Mengaku Yang Dibawa Bendera HTI

“Kalau sembilan juta ini berkeluarga dan punya anak, berarti ada 27 juta jiwa di luar negeri. Ini yang akan kita garap, Pak Sandi,”

Pada kesempatan yang sama, Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menjanjikan akan membuka lapangan pekerjaan baru, jika memenangi pilpres.

“Kita ingin buka lapangan kerja seluas-luasnya di Indonesia. Sehingga, semakin banyak masyarakat kita dapat kerja di Tanah Air,” ucapnya.

Sandi juga menyatakan soal komitmennya bersama Prabowo terhadap buruh migran. Ia lantas mencontohkan perjuangan Prabowo terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, Wilfrida Soik, pada 2013 silam.

“Pak Prabowo ikut perjuangkan Wilfrida. Alhamdulillah, Wilfrida tidak jadi dihukum mati. Itu sudah jadi komitmen kita,” ujarnya.

Selain lapangan kerja dan buruh migran, Prabowo-Sandi pun akan memperbaiki perekonomian nasional yang tengah lesu dan mengakibatkan harga-harga kebutuhan pokok melambung tinggi. (SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi