Khofifah Mulai Melangkah ke Grahadi

SURABAYA –  Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, digadang-gadang akan mengikuti laga PILKADA Jatim 2018. Bahkan, dia menjadi salah satu kandidat kuat yang akan bersaing ketat dengan dengan Wakil Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul)  dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Khofifah, meski pernah gagal dua kali saat berhadapan dengan Pakde Karwo, tampaknya mulai melangkah ke Grahadi (Gedung Negara, kantor Gubernur Jawa Timur, red). Ia datang Kamis (2/3) siang tadi dan disambut hangat Pakde Karwo.

Sebenarnya, Khofifah datang dalam posisi sebagai Menteri Sosial untuk koordinasi sinergitas bantuan sosial nontunai, tetapi bagi media, ini pertemuan langka, apalagi tampak bersama Gubernur Jatim, Soekarwo, yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim.

Seorang wartawan nyeletuk ditengah keramaian. “Wah jilbabnya kuning nih bu Khofifah, didukung Golkar ya?”

“Apa mulai nego-nego dengan Pakde Karwo kaitannya Pilkada juga?” tanya wartawan yang lain.

Khofifah hanya tertawa dan menampik. Ia menyebut dirinya hanya datang untuk rapat koordinasi sebagai Mensos.

“Saya kesini hanya dalam rangka menghadiri acara rapat koordinasi, gak ada itu..gak ah,” tegas Khofifah sambil berjalan ke mobil.

Saat Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengantar Khofifah keluar Grahadi, lagi-lagi wartawan menyindir. “Wah latihan masuk Grahadi nih…”

Pakde Karwo yang salaman kemudian ikut tertawa.

“ Mosok salaman saja diartikan yang macam-macam.” timpal Pakde.

EDITOR: Yus Arza/Harun S

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.