Kedua Tim Paslon Antusias Sambut Debat Publik Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar Debat Publik Pilgub Jatim 2018 putaran pertama, bertempat di gedung Dyandra Convention Hall Surabaya, Selasa (10/4).

Tampak ratusan simpatisan pendukung dari kedua paslon Pilgub Jatim Gus Ipul-Puti Guntur dan Khofifah-Emil memadati luar gedung tersebut, seraya melantunkan yel-yel mereka diiringi alat musik tradisional.

Ketua KPU RI, Arif Budiman menyampaikan untuk Debat Publik Pilgub Jatim putaran pertama ini ada tiga harapan yang dapat terwujud.

“Yang pertama setiap paslon bisa menampilkan visi misinya dan program mereka dengan baik. Kedua masyarakat bisa menilai visi misi paslon,” ujar Arif Budiman di Surabaya, Selasa (10/4).

Yang terakhir, lanjut Arif masyarakat bisa menyimpulkan mana paslon yang baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Nanti bisa masyarakat tentukan pilihannya baik melalui debat publik Pilgub Jatim, temanya kesejahteraan masyarakat di putaran pertama, diharapkan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPU Provinsi Jawa Timur membatasi hanya 150 orang pendukung masing-masing pasangan calon yang boleh berada di lokasi acara.(Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.