Karena NU Tulen, Warga NU Jember Beri Dukungan Penuh Pada Khofifah-Emil

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Dukungan ulama dan kiai untuk calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa semakin hari semakin menguat. Di Jember warga NU dan para kiai menyatakan dukungan saat Khofifah menghadiri harlah NU ke-72.

Dukungan ini disampaikan langsung KH Misbahus Salam, yang juga menjabat Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember.

“Alhamdulilllah saya selaku PCNU Jember, baik struktur maupun kultural masyarakat NU mayoritas mendukung Khofifah Indar Parawansa dan mas Emil Dardak,” kata KH Misbah di Jember, Kamis (5/4).

Pasangan Khofifah-Emil, dinilai KH Misbah, dua sosok yang murni lahir dari NU. Sehingga menurutnya, memilih pasangan nomor satu sama dengan ikut membesarkan Nahdlatul Ulama.

“Jadi kalau ada masyarakat, pengurus NU. Kemudian tidak mendukung kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang sama-sama NU-nya itu perlu dipertanyakan. Ini sudah jelas sama-sama NU-nya, maka sudah selayaknya, sepatutnya, masyarakat dan pengurus Nahdlatul Ulama itu mendukung kepada pasangan nomor satu,” tegasnya.

Mendukung Khofifah, lanjutnya, adalah juga untuk kejayaan NU dimasa depan.

“Demi Nahdlatul Ulama yang sekarang sudah banyak diserang paham di luar NU. Sehingga perlu solidaritas supaya bisa diselamatkan karena kalau Jawa Timur ini enggak selamat maka Indonesia tidak selamat. Penyelamatan ahlussunnah wal Jamaah ini dari Jawa Timur,” lanjutnya.

Hal yang sama juga disampaikan KH Muhammad Madini Farouq, yang yakin pasangan Khofifah-Emil ini unggul di Jember.

Kiai yang karib disapa Gus Mama ini berharap Khofifah kembali bisa unggul di Jember, seperti dua Pilgub sebelumnya, sehingga bisa menjadi orang nomor satu di Jatim.

“Dua kali pemilihan Gubernur di Jember, bu Khofifah menang. Mudah-mudahan ini bisa menjadi hat trick yang ketiga kalinya. Untuk yang ketiga ini mudah-mudahan meraih kemenangan di Jember, Jawa Timur dan dilantik menjadi Gubernur Jawa Timur,” harap Gus Mama.

Kiai Farouq melihat hal yang sama, baik Khofifah maupun Emil dinilai pasangan total dari kalangan dari NU. Menurutnya hal itu yang harus menjadi pertimbangan masyarakat dan ulama Jember untuk berijtihad memilih pemimpin.

Seperti dketahui, Khofifah merupakan pimpinan Musliat NU. Sementara Emil adalah pencetus NU cabang Istimewa di Jepang saat masih studi di Asia Pacific Ritsumeikan Jepang.

Soal pengalaman pun menjadi pertimbangan sehingga baik Khofifah maupun Emil sangat layak diperjuangkan untuk memimpin Jawa Timur

“Ini harus menjadi pertimbangan. Tidak ada yang meragukan kepemimpinan bu Khofifah. Baik dari segi Muslimat telah berhasil membesarkan Muslimat. Kedua, pengalaman beliau sebagai menteri baik era Jokowi maupun era Gus Dur,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER