Jelang Debat Kandidat, Gus Ipul Tidak Lakukan Persiapan Khusus

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut tak banyak melakukan persiapan jelang penyelenggaraan Debat Kandidat hari ini, Selasa (10/4).

Menurutnya, selama ini ia telah menyiapkan serangkaian program kerja hasil dari bertemu masyarakat.

“Biasa saja. Semua jalan biasa. Kami mematangkan visi dan misi saja,” ujar Gus Ipul di Surabaya, Selasa (10/4).

Terkait tema ‘Kesejahteraan Sosial’ yang akan menjadi tema pembahasan debat, Gus Ipul mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa program andalan.

“Program itu ada kaitannya dengan perempuan dan anak. Kami akan menyampaikan apa yang menjadi keyakinan kami untuk kesejahteraan Jawa Timur,” ujarnya.

“Sekalipun nanti program yang kami sampaikan berbeda dengan yang lain, kami tetap percaya, program kami yang dibutuhkan oleh rakyat Jawa Timur,” jelas Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini.

Menurutnya, selama ini pihaknya telah bertemu masyarakat sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Selama ini penyusunan program kami tak lepas dari proses bertanya kepada masyarakat. Sehingga, tanpa adanya persiapan yang khusus, saya rasa cukup untuk debat besok,” pungkas pasangan cawagub, Puti Guntur Soekarno ini.

Sebagaimana diberitakan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Timur rencananya akan menggelar debat pertama untuk pemilihan Gubernur Jatim pada Selasa, (10/4).

Debat kali ini akan berlangsung di Dyandra Convention Hall, Surabaya, acara ini akan dimulai sekitar pukul 19.00 malam.

Berdasarkan penjelasan Komisioner KPUD Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, untuk tema debat pertama tersebut temanya adalah Kesejahteraan Rakyat.

“Tema tersebut akan dipecah dalam beberapa sub tema yang akan dibahas secara spesifik di enam babak,” urai Gogot ketika ditemui di sela temu jurnalis, Senin (9/4).

Adapun subtema yang dibawakan adalah terkait pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, keagamaan, sosial budaya, sosial kemasyarakatan, konflik sosial, ideologi, HAM, dan keperempuanan. (Devan/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bangsa Gagal Nyintesis

Pemimpin Belum Lulus

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.