Inilah 2 Pesan Ustadz Somad Pada Prabowo Jika Terpilih Sebagai Presiden

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan dai kondang asal Riau, ustadz Abdul Somad (UAS). Pertemuan tersebut disiarkan lewat akun Tafaqquh video di Youtube pada Kamis (11/4) sore.

Tidak diketahui kapan dan dimana pertemuan itu dilakukan, namun salah satu stasiun TV Swasta Nasional mendapat hak siar ekslusif menyiarkan pertemuan tersebut.

Terlihat di video tersebut Prabowo sedang berbincang-bincang dengan ustadz Abdul Somad di suatu ruangan dengan latar belakang gordin berwarna keemasan. Di video terlihat hanya Prabowo dan ustadz Somad, namun amatan SERUJI dari suara yang terdengar, ada beberapa orang lain yang ikut dalam pertemuan tersebut.

Dalam salah satu sesi perbincangan, ustadz Abdul Somad menyampaikan dua pesannya kepada Prabowo jika nanti menang dalam Pilpres 2019.

“Kalau memang nanti bapak duduk jadi Presiden, terkait dengan saya pribadi, dua saja, pertama jangan bapak undang saya ke istana, biarkan saya berdakwah masuk ke dalam hutan. Kedua, jangan beri bapak saya jabatan, apapun, saya di antara 40 cucu kakek saya, saya hanya sekolah untuk mendidik umat, setelah bapak jadi, biarkan ulama yang dekat-dekat jakarta ini saya yang bapak dengar,” ujar ustadz Somad.

Simak Video Lengkap Pertemuan Ustadz Somad dengan Prabowo berikut ini;

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER