Ini Penjelasan Ridwan Kamil Terkait Dukungan Nasdem

5
312
Ridwan Kamil (foto: FP Ridwan Kamil)

BANDUNG – Terkait berbagai komentar yang menyayangkan dirinya didukung Partai Nasdem dalam Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang, Ridwan Kamil memberikan tanggapan melalui laman facebooknya.

“Menjadi cagub itu resminya jika sudah mendaftar ke KPUD. Dalam perjalanannya masih banyak belokan dan lika-liku. Bisa seperti tokoh-tokoh di Jakarta yang heboh2 di awal ternyata tidak jadi. Bisa seperti yang sudah didkelarasikan eh bisa berubah di hari H-1 oleh nama baru,” tulis Ridwan, sebagai salah satu poin dari 7 poin jawabannya.

Berikut tanggapan, Kang Emil, sapaan pria yang akan segera mengakhiri jabatannya sebagai Walikota Bandung pada tahun 2018 mendatang.

Banyak yang bertanya KENAPA?

jawabannya sangat multi dimensi.
1. Menjadi cagub itu resminya jika sudah mendaftar ke KPUD. Dalam perjalanannya masih banyak belokan dan lika-liku. Bisa seperti tokoh-tokoh di Jakarta yang heboh2 di awal ternyata tidak jadi. Bisa seperti yang sudah didkelarasikan eh bisa berubah di hari H-1 oleh nama baru.

2. Hari ini sebagai independen sifatnya menerima dengan baik aspirasi siapapun yang berniat baik mendukung. Adabnya berterima kasih ketimbang menolak yang terkesan sombong. Toh keputusan pastinya masih jauh. Esok lusa ada tambahan dukungan ya ditunggu, tidak juga ya diterima saja takdirnya.

3. Kenapa dengan partai ini atuh. Kenapa tidak dengan partai2 terdahulu? karena partai2 terdahulu, sudah dikomunikasikan, namun belum ada jawaban. belum pasti juga mau. dan masing-masing punya jadwal dan prosedur sendiri yang harus dihormati. Boro geer gede rasa pasti didukung, apek teh ternyata teu jadi?

4. Setiap pilihan situasi politik selalu ada yang suka juga tidak suka. Saya sudah melaluinya di tahun 2013. Setengah pertemanan saya balik kanan karena saya maju pilwalkot didukung partai. Sedih? iya. Tapi saat itu dilalui saja prosesnya dengan ikhlas. Dan dibuktikan dengan bekerja dengan maksimal saat terpilih jadi walikota. Sebagian pertemanan itu tidak balik lagi.

5. Orang berpikir ini semata syahwat politik? kalo ikut shahwat mah, Bandung sudah ditinggalkan ikut nyagub di DKI kemarin. Tahun depan 2018 itu saya menggenapkan tugas sebagai walikota selama 5 tahun. Selesai on time.
Janji Bandung belum beres? betul. Namun masih ada 2 tahun anggaran 2017 dan 2018 untuk dibelanjakan mengejar sisa mimpi.

6. Tidak terpilih lagi? tidak masalah, da saya mah bukan pengangguran. tidak punya niat cari nafkah dari politik. Kembali jadi dosen dan arsitek adalah kebahagiaan yang kembali pulang,

7. Jadi jika sekarang ada yang bully, “saya akan jadi pembenci akang sekarang”, “maaf saya unfollow” , “bye kang RK” dkk itu sudah takdiran berpolitik. Tidak akan baper. Karena politik adalah cara memperjuangkan nilai dan cita-cita. Dan dalam prosesnya tidaklah akan pernah, sampai kapanpun, menyenangkan semua orang. Tinggal karya dan pengabdian yang akan menjawab semua itu.

Tidak untuk disetujui atau diperdebatkan. Hanya menceritakan dimensi-dimensi pertimbangan hari ini.

Hatur Nuhun.

EDITOR: Iwan Setiadi

loading...

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...