ICMI Lebak: Setnov Harus Legowo, Mundur dari Ketua DPR

0
57
setnov, FPG
Setya Novanto, Ketua Umum Partai Golkar (Foto: Istimewa)

LEBAK – Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Lebak Roji Santani mengatakan Setya Novanto sebaiknya mundur dari jabatan Ketua DPR untuk fokus menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Setnov harus memiliki jiwa legowo, mundur atau cuti dari jabatan sebagai pejabat negara agar bisa berkonsentrasi menghadapi pemeriksaan KPK,” kata Roji Santani saat dihubungi di Lebak, Sabtu (23/9).

Menurut dia, penetapan tersangka yang ditetapkan KPK selalu benar karena kasus-kasus lainnya terungkap dalam persidangan yakni adanya perbuatan kejahatan korupsi.

“KPK dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka itu tidak gegabah dan terlebih dahulu melalui kajian-kajian hukum adanya keterlibatan kejahatan korupsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan kajian hukum itu tentu sebelum menetapkan tersangka harus diperkuat minimal dua alat bukti.

“Karena itu, penetapan tersangka yang ditetapkan KPK selalu benar terungkap pada persidangan di pengadilan,” tuturnya.

Ia menilai, selama ini, kasus yang dialami Setnov, terkait dugaan korupsi KTP-el yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 2,3 triliun dari total proyek Rp 5,9 triliun menjadikan perhatian masyarakat luas, termasuk di daerah.

“Kami berharap sebaiknya Setnov mundur dari jabatan wakil rakyat itu dan memfokuskan menghadapi pemeriksaan KPK,” katanya.

Menurut dia, Setnov juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Pengamat hukum dari Kabupaten Lebak Koswara Purwasasmita mengatakan Setnov harus berjiwa besar dan bersikap sebagai negarawan sehingga bisa memenuhi panggilan pemeriksaan KPK, terkait dugaan keterlibatan korupsi proyek KTP-el.

“Selama ini, Setnov selalu mangkir ketika dipanggil KPK, dengan alasan sakit,” ujarnya.

Setnov disangka melanggar pasal 2 ayat (1) atas pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...