Habib Rizieq Tak Persoalkan Penolakan Pengacara Ahok

JAKARTA – Penolakan penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas kesaksian Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, tak dipersoalkan oleh pemimpin FPI ini.

Bahkan, Habib Rizieq menerima sikap pengacara terdakwa penodaan agama Ahok. “Hak mereka. Kita harus menghormati hak mereka,” tukas Habib Rizieq usai memberikan kesaksian kasus penodaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Habib Rizieq menjadi saksi dalam sidang lanjutan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (28/2). Penasihah hukum Ahok memutuskan untuk tidak bertanya pada Habib Rizieq yang menjadi saksi ahli. Mereka tidak menggunakan kesempatan bertanya yang diberikan oleh majelis hakim.

Habib Rizieq menyatakan, pengacara punya hak untuk menerima atau menolak saksi ahli. Dalam persidangan memang pengacara bisa menerima atau menolak saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum. “Tak masalah itu,” tukas Habib Rizieq.

EDITOR: Rizky

9 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.