Gus Sholah Bantah Dukung Puti Soekarno di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengasuh Ponpes Tebu Ireng KH Sholahuddin Wahid membantah kalau dirinya memberikan dukungan ke pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

“Saya tetap mendukung Khofifah-Emil,” jelasnya saat ditemui di Surabaya, Senin (21/1).

Pria yang akrab dipanggil Gus Sholah ini mengatakan hubungan dirinya dengan Puti Guntur Soekarno hanyalah sebatas pertemanan saja.

“Ayahnya (Guntur Soekarno) itu teman saya di ITB dan dia pernah satu SMA sama dengan saya. Begitu juga cucu saya itu temannya anaknya (anak Puti, red) di sekolah. Jadi hanya mengenal sebatas teman,” terangnya.

Gus Sholah mengaku tak bisa menolak kedatangan Puti Guntur Soekarno ke Tebu Ireng. “Kalau untuk silaturahmi masak ditolak,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, bakal calon Wakil Gubernur Jatim Puti Guntur Soekarno menemui Gus Sholah di Tebu Ireng Jombang, Ahad (20/1). Usai menggelar pertemuan tersebut, Puti menyempatkan diri untuk berziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari (pendiri NU) dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Setya/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER