Gus Ipul: Saya Sudah Bertemu Pimpinan Parpol Poros Tengah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul membenarkan telah melakukan komunikasi intensif dengan partai poros tengah yang terdiri dari Partai Gerindra, PAN dan PKS. Bahkan, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengaku telah bertemu dengan pimpinan parpol poros tengah.

“Selama ini kami ada komunikasi. Ini adalah usaha kami untuk menyampaikan pikiran-pikiran saya dan mas Anas (Cawagub Abdullah Azwar Anas),” kata Gus Ipul, di Surabaya, Selasa (28/11).

Namun, Gus Ipul enggan berkomentar saat ditanya apakah salah satu parpol poros tengah, yakni PKS akan bergabung untuk mendukung dirinya.

“Saya belum berani mengatakan akan tambah partai atau tidak, tetapi komunikasi dengan sejumlah partai masih terus berlangsung, saya tidak tahu nanti akhirnya seperti apa,” kata Gus Ipul berisyarat.

Kendati demikian, Gus Ipul berharap partai-partai yang belum menentukan pilihan dapat bergabung bersama PKB dan PDI Perjuangan, yang lebih awal memastikan dukungan untuk pasangan Gus Ipul-Anas.

“Tentu kami berharap partai-partai yang belum menentukan pilihan nanti bisa bersama-sama,” kata Gus Ipul berharap.

Parpol poros tengah sebelumnya berkomitmen untuk mengusung calon alternatif pada Pilgub Jatim 2018 mendatang. Bahkan mereka menyiapkan tagline Poros Emas. Namun, sampai saat ini ketiga parpol itu belum menentukan sikap kandidat yang bakal diusung bersama. (Amal/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER